Louis Barré membawa Visma-Lease a Bike meraih kemenangan pada etape keenam Tour de Pologne 2026, Sabtu (8/8). Pembalap Prancis itu mencatat kemenangan profesional pertamanya setelah menuntaskan serangan solo di etape yang berlangsung sejauh 125,5 kilometer.
Barré mulai melancarkan aksinya bersama Santiago Buitrago dari Bahrain Victorious ketika balapan menyisakan sekitar 37 kilometer. Sekitar 13 kilometer kemudian, Barré meninggalkan Buitrago dan memilih melanjutkan perjalanan seorang diri.
Keputusan itu terbukti tepat. Kehadiran tiga rekan setim Barré di kelompok pengejar, termasuk Bart Lemmen pemimpin klasemen umum (GC), membuat para pembalap di belakang tidak mampu membangun pengejaran secara maksimal.
Barré akhirnya mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Ia finis pertama dengan keunggulan 10 detik atas Christian Scaroni dari XDS-Astana. Marco Brenner dari Tudor Pro Cycling melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga.
Meski hanya finis kedua, Scaroni mendapatkan keuntungan penting dari hasil tersebut. Pembalap Italia itu mengambil alih posisi teratas klasemen umum (GC) dengan keunggulan tiga detik atas Barré.
Persaingan juara umum Tour de Pologne 2026 pun akan ditentukan pada etape terakhir pada Minggu (9/8). Tahapan ini akan menghadirkan nomor time trial.
Barré dan Lemmen masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga klasemen umum (GC) dengan selisih tiga dan lima detik dari Scaroni.
Visma-Lease a Bike juga masih memiliki Wilco Kelderman sebagai salah satu kandidat. Pembalap Belanda itu berada di posisi berikutnya dengan jarak 38 detik dari pemimpin klasemen.
Kemenangan Barré sekaligus melanjutkan pekan impresif Visma-Lease a Bike di Tour de Pologne. Sebelumnya, Bart Lemmen telah memenangi etape keempat, sementara tim tersebut juga membawa hasil positif dari kemenangan di Vuelta a Burgos.
Sementara itu, queen stage Tour de Pologne tahun ini dimulai dari Bukovina Resort dan berakhir di Bukovina TatrzaÅska. Meski jaraknya hanya 125,5 kilometer, rute tersebut sangat menguras tenaga karena menyajikan hampir 3.000 meter total tanjakan.
Balapan langsung berlangsung agresif sejak awal. Mikkel Bjerg dari UAE Team Emirates-XRG dan Walter Calzoni dari Pinarello-Q36.5 menjadi dua pembalap yang lebih dulu memisahkan diri dan membangun keunggulan sekitar 40 detik pada tanjakan kategori pertama SÅodyczki.
Namun, kelompok pengejar segera terbentuk. Sam Watson, Magnus Sheffield, Luca Vergallito, Alessandro Borgo, Valentin Madouas, Steff Cras, dan Henri-François Renard-Haquin kemudian bergabung di depan.
Visma-Lease a Bike tetap mengendalikan jarak untuk melindungi posisi Lemmen. Setelah 40 kilometer, keunggulan kelompok terdepan baru mencapai sekitar 1 menit 20 detik.
Tantangan semakin berat ketika rombongan memasuki rangkaian tanjakan di sirkuit akhir, termasuk Sciana Bukovina. Tanjakan sepanjang 1,6 kilometer tersebut memiliki beberapa bagian dengan kemiringan lebih dari 20 persen dan harus dilalui sebanyak tiga kali.
Visma-Lease a Bike kembali memperkecil jarak. Saat kelompok terdepan mencapai kaki Åciana Bukovina, keunggulan mereka kurang dari satu menit dan kembali terpangkas hingga setengahnya ketika mencapai puncak.
Sisa kelompok pelarian akhirnya tertangkap pada pendakian kedua, sekitar 37,5 kilometer sebelum finis. Buitrago kemudian melancarkan serangan dan berhasil membuka jarak.
Namun, Barré segera mengejar dan bergabung dengan pembalap Kolombia tersebut sebelum puncak tanjakan. Keduanya bekerja sama untuk memperbesar keunggulan, tetapi XDS-Astana terus memimpin pengejaran sehingga jarak tidak pernah lebih dari 25 detik.
Memasuki tanjakan terakhir Åciana Bukovina, Barré memanfaatkan situasi dengan melancarkan serangan sebelum kelompok pengejar berhasil menangkapnya. Ia melewati puncak dengan keunggulan 24 detik dan masih menyisakan 12,6 kilometer menuju finis.
Kelompok pengejar sempat melancarkan beberapa serangan, tetapi tidak ada pembalap yang bersedia bekerja sama secara konsisten. Situasi tersebut menguntungkan Barré yang terus mempertahankan keunggulannya.
XDS-Astana akhirnya mengambil alih pengejaran dengan Diego Ulissi bekerja di bagian depan. Namun, usaha tersebut terlambat. Barré masih memiliki keunggulan 23 detik ketika memasuki dua kilometer terakhir dan akhirnya merayakan kemenangan profesional pertamanya. (mainsepeda)