East Java Journey (EJJ) 2026 siap digelar, Senin, 2 Februari 2026. Para peserta kategori 1.500 yang datang dari berbagai daerah di Indonesia mulai mengambil race pack di Surabaya Town Square (Sutos), Minggu sore, 1 Februari 2026.

Selain mengambil race pack mereka juga mengikuti technical meeting (TM) di Artotel TS Suites. Di sana, panitia EJJ 2026 menjelaskan regulasi dan rute yang bakal dilalui peserta.

Kategori 1.500 km akan start dari Surabaya Town Square (Sutos), Senin, 2 Februari 2026 pukul 05.00 WIB. Para peserta punya waktu hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 21.00 WIB untuk menuntaskan rute. Sementara itu, kategori 600 km baru akan start pada Jumat, 6 Februari 2026.  

Baca Juga: EJJ 2026: Vindranori Tempelkan Sticker Penyemangat, Victor Putar Lagu Rohani untuk Mengusir ‘Setan’

Momen pengambilan race pack maupun TM dimanfaatkan para peserta untuk saling berkenalan. Banyak di antara mereka sudah saling kenal. Mereka terlihat asyik ngobrol tentang persiapan masing-masing. Juga setingan sepeda dan perbekalannya.

Sejumlah wajah-wajah lama terlihat di hari pengambilan race pack dan TM. Sebut saja Ilmiawan Auwalin, Aditya Wibawa, dan Rina Harjianto. Namun banyak juga debutan baru, termasuk Yusran Yahya asal Singapura.

Di antara wajah-wajah lama itu ada peserta yang sengaja remidi. Aditya, misalnya. Ia masih ingat betul bagaimana perjuangannya di EJJ 2025. Saat itu, ia harus berhenti di kilometer 164 dan dinyatakan Did Not Finish (DNF). Rasa kecewa tentu ada. Tetapi justru pengalaman itulah yang membuatnya punya tekad untuk ikut EJJ 2026 tahun ini.  

Di EJJ 2026, pria asal Bogor itu ingin menyelesaikan seluruh rute EJJ dengan berbagai tantangannya, plus tentu saja bonus pemandangan landscape kota-kota di Jawa Timur.  

”Mudah-mudahan kali ini hasilnya lebih baik dibanding tahun lalu,” ujar Aditya.  

Sementara itu, Machfud Muthohar akan jadi salah satu cyclist debutan di EJJ 2026 1.500 Km. Awalnya ia ingin mendaftar di kategori 600 Km. Tapi karena sudah buru-buru ditutup karena pendaftaran penuh, Machfud nekat mendaftar full journey 1.500 Km.

"Ini setengah nekat sih, yang penting berjuang. Tapi menarik sih yang biasanya ke Paltuding naik kendaraan, besok pakai sepeda," kata cyclist 35 tahun itu.

Perwakilan Mainsepeda Donny Rahadian menjelaskan sejumlah pembaruan di EJJ tahun ini. Rute tahun ini dibalik dari tahun lalu. Kalau sebelumnya dimulai dari arah barat, sekarang rute EJJ 2026 dimulai dari kembali dari timur. Searah jarum jam. 

Selain itu, ada juga rute-rute baru yang akan dilalui peserta. Misalnya tanjakan di Jolutundo, rute yang melewati sumur minytak tradisional di Teksas, Bojonegoro, serta jalur JLS di sisi Kabupaten Blitar hingga arah Pacitan.

Peserta tahun ini juga diajak menanjak ke Paltuding Ijen melalui jalur Bondowoso. Berbeda dengan sebelumnya, peserta menanjak Paltuding Ijen melalui Banyuwangi.

Selain rute, regulasi juga mengalami penyesuaian. Tahun ini, panitia menyiapkan fasilitas drop bag agar peserta lebih mudah mengatur logistik. Tapi karena konsepnya unsupported, semua kebutuhan tetap harus dikelola sendiri. 

”Kalau ada masalah di jalan, peserta harus mencari mekanik di sekitar lokasi, bukan dari keluarga atau teman. Prinsipnya, semua peserta harus setara,” ujar Donny. 

Secara keseluruhan, peserta EJJ tahun ini dikuti 200 peserta. Mereka mengikuti kategori 1.500 km dan 600 km.   

Baca Juga: EJJ 2026: Siapkan Cue Points, Cara Cyclist Singapura Rencanakan Istirahat, Makan, hingga Beribadah

Saat TM, Donny mengingatkan pentingnya manajemen tenaga, logistik, dan istirahat. Artinya, peserta harus bisa mengukur kemampuan tubuh masing-masing sesuai kondisi rute. 

”Perencanaan perjalanan (ride plan) wajib disiapkan, termasuk strategi di check point,” katanya.  

Ada tiga check point yang disiapkan bagi peserta. Check point 1 di Paltuding di KM 309, check point 2 di Blitar sekitar KM 700, dan check point 3 di Madiun KM 1.122, tepatnya di Pahlawan Street Center. (Mainsepeda)

Populer

TM EJJ 2026: Yang Debutan dan Remidi Sama Semangatnya
Pogacar Kalahkan Van Aert di GP Montreal
Yusuf Kibar-Miswanto Tertantang Taklukkan Rute EJJ 2026
EJJ 2026: Siapkan Cue Points, Cara Cyclist Singapura Rencanakan Istirahat, Makan, hingga Beribadah
EJJ 2026: Vindranori Tempelkan Sticker Penyemangat, Victor Putar Lagu Rohani untuk Mengusir ‘Setan’
Evolusi Endurance Bike: Bisa Dipasangi Ban 35 Mm (atau Lebih)
Bentang Jawa Lunas
Lima Cyclist Indonesia 'Mbolang' Melewati Tiga Negara
Efektif untuk Mengenalkan Produk dan Menaikkan Brand Image
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!