Banyak kejutan yang dirasakan oleh Dony Febriana selama mengikut East Java Journey (EJJ) 1.500 Km. Yang terbesar ialah kepastian menjadi juara EJJ 2025 di kelas Men 40 and Up. Dony finis dengan catatan waktu 112 jam 55 menit 55 detik. 

Cyclist 42 tahun ini baru pertama kali mengikuti EJJ dan ia mengaku sangat terkesan. Banyak pengalaman baru yang ia rasakan, khususnya keramahan masyarakat Jawa Timur. 

Dony mengaku baru pertama kali mengikuti event dengan dilengkapi tracker. Hal ini yang membuat banyak dotwatcher mengenalinya. Bahkan ia beberapa kali merasakan kehangatan pecinta sepeda di Indonesia. 

Baca Juga: Update EJJ 1.500 Km: Bondik Mendapatkan Tuah Zidan

"Pengalaman baru saya, kan ini pertama kali saya pakai tracker. Saya dari hari pertama di Magetan, tiba-tiba ada yang nyapa, ditawarin tempat menginap juga padahal kenal juga enggak," kata Dony. 

Tak hanya itu, ia juga sempat ditraktir makan karena terlihat menggunakan jersey Mainsepeda. 

"Saya juga dibayarin makan karena ngeliat pakai jersey ini. Ditanya 'Ikut event-nya mas Azrul ya?', kemudian ngobrol dan dibayarin. Pokoknya luar biasa sih persaudaraan cyclist ini," lanjutnya. 

Hal baru lain yang dirasakan Dony ialah menanjak ke Paltuding, Ijen. Melewati tanjakan Erek-erek yang punya gradiens mencapai 34 persen. Semakin berkesan karena cyclist 42 tahun ini nanjak pada pukul 02.00 dini hari.

Baca Juga: Update EJJ 600 Km: Intensitas Ringan, Mayoritas Cyclist Tiba di CP 1 

Selama di segmen tanjakan ini, Dony banyak mendorong sepedanya. Menyebabkan telapak kakinya terluka karena gesekan. 

"Tiap hari pasti ada challenge-nya. Yang paling berkesan pas naik Paltuding. Naik ke sana jam 2 pagi. Salah yang bikin jalan itu, gak dipikir, yang dierek-erek itu," ujarnya. 

Pembaca dapat memantau peserta EJJ 2025 dengan mengakses live tracker yang ada di banner website maupun Mainsepeda App. Selain itu, ikuti siaran live di Instagram Mainsepeda. (Mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2