Tadej Pogacar Kembali ke Mode Serius

| Penulis : 

Juara dunia Tadej Pogacar akan kembali ke mode latihan serius pasca rehat selama 1,5 bulan. Pogacar terakhir kali berkompetisi di event resmi saat mengikuti balapan Il Lombardia pada 12 Oktober 2024 lalu. Setelahnya, ia beristirahat dengan mengunjungi beberapa negara, termasuk kampung halamannya di Slovenia. 

Saat ini, Pogacar akan memulai memanaskan mesinnya. Meskipun, pemusatan latihan tim UAE Team Emirates baru akan dimulai dua pekan lagi. Pemusatan latihan tersebut akan digelar di Alicante, Spanyol. 

Pogacar menghabiskan waktu liburnya bersama sang tunangan, Urska Zigart.

"Menghabiskan beberapa hari yang sibuk, tapi menyenangkan di Slovenia, Italia, dan Monaco," tulisnya di akun media sosialnya. 

"Terima kasih untuk semua orang yang telah mengundang saya diberbagai acara berbeda, banyak penyalangan, dan menikmati setiap momennya. Tapi sekarang mari kita kembali fokus untuk musim depan," imbuhnya. 

Baca Juga: Cyclist Singapura Kepincut EJJ Setelah Nonton Videonya

Rival Pogacar, Jonas Vingegaard, dilaporkan telah menjalani latihan lebih dini. Satu bulan yang lalu. Cyclist Visma-Lease a Bike ini tentu berambisi memberi perlawanan bagi Pogacar musim depan. 

Vingegaard harus menelan pil pahit melihat Pogacar meraih kesuksesan besar musim lalu. Dobel Giro-Tour sekaligus meraih gelar Juara Dunia UCI di nomor road race

Di lain pihak, rival Pogacar lainnya, Remco Evenepoel, juga telah menghabiskan waktu di Amerika Serikat untuk berlatih. 

Pogacar memamerkan jersey juara dunianya

Pogacar sendiri dilaporkan akan memulai balapan musim depan di event UAE Tour yang digelar 19-25 Februari 2025. Manajer Tim Joxean Fernandez Matxin menyebut Pogacar akan menjajal balapan-balapan yang belum pernah ia dimenangkan. Salah satunya ialah balapan one day Milan-Sanremo. 

"Semua balapan yang belum pernah ia menangkan. Tanpa keragauan dan tentunya mempertahankan Tour de France. Saya pikir motivasi Tadej sangat tinggi," jelas Matxin. 

Lebih jauh, Pogacar juga diprediksi akan kembali membidik dobel GrandTour. Namun, kali ini kombinasi yang diinginkan ialah Dobel Tour-Vuelta. Merujuk pada balapan Tour de France dan Vuelta a Espana. 

"Tentu ada opsi di Vuelta a Espana. Selalu ada kemungkinan itu, tapi kami belum dapat menyampaikannya sekarang," imbuhnya. (Mainsepeda)

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 14: Vingegaard Dominan dan Rebut Maglia Rosa
3 Tips untuk Cyclist yang akan Bike to Work
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Wdnsdy Journey: Gravel Bike untuk Segala Medan dan Tantangan
Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia
Giro d’Italia 2026: Tanjakan Brutal, ITT Panjang dan Dolomites
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Giro d'Italia 2026-Etape 13: Alberto Bettiol Tak Terkejar di Verbania
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan