Panitia Journey to TGX 2024 memutuskan mengizinkan seluruh jenis sepeda untuk ikut ambil bagian. Kecuali sepeda dengan tenaga penggerak motor atau eBike.

Sepeda harus digerakkan tenaga manusia. Tanpa bantuan motor penggerak. Bahkan sepeda tandem atau fixed gear pun diizinkan. Tak ada pula batasan pemakaian jenis dan ukuran ban. Semua bisa. Namun, ada syaratnya.

Demi alasan keamanan, sepeda yang digunakan harus dilengkapi rem depan dan belakang. Selain itu, juga wajib dilengkapi dengan lampu depan dan belakang.

Baca Juga: Bersiap, Pendaftaran Journey to TGX Dibuka Besok!

“Pengguna sepeda tandem juga boleh ikut. Masing-masing cyclist harus terdaftar. Nggak bisa cuma salah satu,” ujar Donny Rahardian perwakilan Mainsepeda.

Journey To TGX 2024 adalah cyclo touring dengan jarak ratusan kilometer. Event ini juga dikategorikan unsupported, layaknya ultra-cycling pada umumnya. Maka, para peserta wajib membawa ban cadangan, toolkit, dan bike computer dengan GPS.

Pendaftaran Journey to TGX 2024 dibuka Rabu, 2 Oktober 2024 pukul 07.00 WIB. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui Mainsepeda App. Agar tidak terjadi kesalahan, baca regulasi lengkap di Mainsepeda App saat mendaftar.

Baca Juga: SUB Jersey Sukses Gelar Duathlon Pertama di Surabaya

Berbagai fasilitas bakal didapat oleh peserta. Seperti cycling performance T-Shirt dari SUB Jersey, bike number, dan reflektor khusus Mainsepeda. Selain itu, ada pula fasilitas asuransi dan trofi finisher bagi yang menuntaskan tantangan ini.

Journey To TGX 2024 merupakan edisi kedua. Rencananya digelar pada 14 Desember 2024 mendatang. Perjalanan akan dimulai dari Surabaya dan akan finis di Trenggalek. Salah satu daya tariknya ialah keindahan Jalur Lintas Selatan. Bersepeda menyusuri cantiknya pesisir laut akan menjadi memori tak terlupakan. (Mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2