Istri Wali Kota Kediri Ferry Silviana Feronica turut menjadi peserta di Three Island Journey 2023. Ternyata ada misi khusus yang diusung Bu Fey, sapaan Ferry Silviana Feronica.

Pertama ia ingin merasakan ngeloop di aspal Sirkuit Mandalika. Lalu, event ini juga bagian dari latihan endurance sebagai persiapan turun di Paris Brest Paris 2023.

Ya, Bu Fey memang memastikan berpartisipasi dalam Paris-Brest-Paris (PBP). Event ultra cycling unsupporter yang menempuh jarak 1.200 km. Dari Paris, ke Brest, dan kembali lagi ke Paris. Event ini termasuk yang tertua di dunia. Pertama kali digelar pada 1891.

“Saya sudah menyelesaikan persyaratan semuanya. Semua BRM (Brevets de Randonneurs Mondieux)-nya sudah saya selesaikan. Mulai dari yang 1.200 km sampai semua turunannya,” kata cyclist yang juga konselor laktasi berstandar WHO itu.

Dengan menyelesaikan semua BRM di PBP, Bu Fey mendapatkan prioritas mengikuti event yang digelar 20-24 Agustus 2023 itu. “Sayang kalau tidak saya ambil. Sebab ini kan event empat tahun sekali. Pesertanya juga ribuan,” ungkapnya.

Bu Fey menargetkan bisa finis under cut off time (COT) di PBP. Untuk mewujudkan target itu ia harus menyiapkan segala sesuatunya. Mulai dari menghadapi perbedaan cuaca dan kultur sampai mempersiapkan latihan endurance.

“Secara suhu beda. Secara kultur di sana kan juga gak banyak warung sepanjang jalan seperti di sini. Selain itu saya juga harus latihan endurance, ikut event ini juga bagian dari latihan itu,” ungkapnya.

Bu Fey mengaku tertarik mengikuti Three Islands Journey 2023 karena rutenya asyik. Menurutnya TIJ menawarkan ultra cycling tapi dikemas ada nuansa pikniknya. Apalagi, finis event ini mengelilingi Sirkuit Mandalika.

“Kalau sekadar gowes di Bali saya pernah. Gowes ke Mandalika juga pernah, tapi cuma di depannnya saja,” ujarnya. “Kalau sekarang kan bisa ngeloop di aspal sirkuit yang terkenal itu. Seru sekali,” pungkas Bu Fey.(mainsepeda)

Ikuti Podcast terbaru Azrul Ananda dan Johnny Ray lewat video di bawah ini

 

Populer

Menikmati Oase Toleransi Pura Beji Antaboga di Checkpoint 2 Nggravel Glenmore 2026
Pimpin ICF Jatim, Pasma Royce Tekankan Penguatan Prestasi dan Regenerasi Atlet
ART Cycling Team, Komunitas yang Dikelola Layaknya Perusahaan Demi Sustainability
2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km