Terjadi pertarungan sengit jelang finis etape ke-6 Criterium du Dauphine, antara George Zimmermann (Intermache-Circus-Wanty) dan Mathieu Burgaudeau (TotalEnergies). Zimmermann berhasil mencuri kemenangan. Sementara Jonas Vingegaard (Jumbo-Visma) yang terlihat menghemat energi masih mempertahankan klasemen general classification (GC).

Zimmermann berada di barisan peloton pemimpin bersama 14 pembalap lainnya di balapan yang berlokasi di pegunungan Alpen itu. Ia bersama Burgaudeau dan Jonathan Castroviejo (Ineos Grenadiers) kemudian menyerang. Ketiganya memimpin balapan ketika menuju tanjakan terakhir Cote-de-Notre-Dame-de-Bellecombe.

Burgaudeau melakukan serangan di 500 meter terakhir jelang finis. Zimmermann tak menyerah. Ia beradu sprint dengan Burgaudeau hingga akhirnya berhasil melesat menuju garis finis. Burgaudeau harus puas berada di posisi kedua. Namun ia berhasil memimpin mountain classification dan berhak menggunakan jersey biru.

Kemenangan Zimmermann merupakan kemenangan keduanya di WorldTour. Ia sekaligus bisa mengamankan posisinya untuk berpartisipasi di Tour de France. “Semuanya berjalan dengan sempurna hari ini. Saya mencoba yang terbaik dan memberikan segalanya ketika balapan,” ungkap Zimmermann.

Banyak yang menyebut kemenangan Zimmermann hari ini tak luput dari pengalamannya saat mengikuti Tour de L’Avenir. Sebab karakteristik dua balapan itu hampir sama.

“Saya hanya memacu sepeda dengan kekuatan penuh. Sebenarnya saya tidak terlalu khawatir dengan Burgaudeau di belakang saya, sebab saya tidak pernah takut kalah dan berharap untuk selalu bisa menjadi pemenang,” ungkapnya Zimmermann. 

Sementara itu, Vingegaard menyerang di kilometer terakhir etape yang berjarak 170,2 km. Ia mencoba mengejar peloton pemimpin, namun Vingegaard kemudian melambat dan seakan menahan egonya untuk terus mengejar. Ia tampaknya memilih menghemat energi untuk mempertahankan jersey kuningnya.

“Saya pikir tim kami balapan dengan baik. Saya puas dengan kinerja tim hari ini,” kata Vingegaard dilansir dari Cyclingnews.

Vingegaard masih memimpin GC, di atas Ben O’Connor (AG2R-Citroen) dengan selisih waktu 1 meni 10 detik. Unggul atas Julian Alaphilippe (Soudal-QuickStep) di urutan ketiga dengan selisih 1 menit 23 detik.

“Saya rasa besok akan menjadi etape yang cukup sulit dengan rute pegunungan yang panjang. Semoga besok saya berada dalam kondisi baik,” kata Vingegaard. "Ketika saya melihat klasemen sepuluh besar, saya tahu tidak bisa memberi ruang kepada siapapun dan celah sedikitpun,” tambah Vingegaard.(mainsepeda)

Hasil Criterium du Dauphine Etape 6 (Top Ten)

1. Georg Zimmermann, Intermache-Circus-Wanty, 4:02:50
2. Mathieu Burgaudeau, TotalEnergies, +1 detik
3. Jonathan Castroviejo, Ineos Grenadiers, +8
4. Giulio Ciccone, Trek-Segafredo, +48
5. Ben O'Connor, AG2R Citroen, "
6. Adam Yates, UAE Team Emirates, "
7. Jack Haig, Bahrain-Victorious, "
8. Jai Hindley, Bora-Hansgrohe, "
9. Julian Alaphilippe, Soudal-QuickStep, "
10.Enric Mas, Movistar Team, "

General Classification

1. Jonas Vingegaard, Jumbo-Visma, 21:06:41
2. Ben O'Connor, AG2R Citroen, +1 menit 10 detik
3. Julian Alaphilippe, Soudal-QuickStep, +1:23
4. Adam Yates, UAE Team Emirates, +1:26
5. Jai Hindley, Bora-Hansgrohe, +1:37
6. Jack Haig, Bahrain-Victorious, +1:44
7. Daniel Felipe Martinez, Ineos Grenadiers, +2:07
8. Guillaume Martin, Cofidis, +2:54
9. Mikel Bjerg, UAE Team Emirate, +2:55
10.Tobias Halland Johannessen, Uno-X Pro, +2:57

Saksikan Podcast Mainsepeda terbaru

Populer

Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
Kesan EJJ 2026 Versi Peserta: Pelayanan Memuaskan, Rute Minta Jangan Dites Om JB
Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
Ketika Para Peserta EJJ 2026 Akhirnya Menemukan Marka Mobil Terbang
Peserta EJJ 2026 Kompak Sebut Tanjakan di Jatim Bikin Ampun, tapi Bikin Nagih!
Lulus 600 Km Pakai Seli, Ditantang Istri Lanjut EJJ 1.500 Km
Alumni Nggravel Blitar Datang Lagi: Ada Pilih Race, Ada yang Ingin Sekadar Nikmati View
EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
Para Remidial yang Akhirnya Sukses Raih Gelar Sarjana Ultra EJJ 2026