Terry Yudha Kusuma awalnya memang tidak diturunkan di nomor elimination UCI Track Nations Cup 2023 di Jakarta. Ia baru tahu pada Jumat (24/2) pagi. Ternyata poinnya di ranking Elimination Race masuk. Terry memiliki jumlah 367 poin di ranking 76.

Awalnya Terry memang dipersiapkan turun di nomor team pursuit dan madison. “Baru tadi pagi tahu. Ternyata poinnya masuk. Kemarin itu yang didaftarkan Yosandy (Oetomo) ternyata poinnya tidak masuk. Ya, sudah saya coba memaksimalkan saja,” kata Terry usai race.

Dalam race yang berlangsung di Velodrome Rawamangun, Jakarta itu, Terry bersaing dengan 24 peserta. Sayangnya, Terry harus tersisih pertama kali. Pembalap asal Boyolali itu berada di urutan terakhir.

“Ya tadi hanya bermain saya. Menampilkan yang terbaik. Sudah berusaha maksimal sampai nyundul-nyundul sampai mau jatuh. Ada faktor dipilih mendadak itu juga karena kemarin juga habis turun di team pursuit. Jadi, ya tetap main saja untuk menambah poin nation,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa hasil ini memang tidak sesuai dengan harapannya. Sebelumnya pada nomor elimination di UCI Track Nations Cup 2022 di Cali, Kolombia, Terry meraih hasil yang sedikit lebih baik. Ia menempati urutan ke-15 dari 17 peserta.

“Saat di Cali itu lebih mendingan sih. Keluarnya tidak yang paling awal. Masih tiga dari belakang. Kalau di sini harus diakui pesertanya lebih banyak dan speednya juga lebih kencang,” lanjutnya.

Terry akan kembali berlaga pada Minggu (26/2) mendatang. Ia akan berpartner dengan Bernard Van Aert pada nomo madison. Terry mengatakan persiapan pada nomor tersebut jauh lebih baik. Mereka sudah melakukan pemusatan latihan di Jogjakarta sejak Desember 2022. Lalu berada satu bulan di Velodrome Rawamangun.

Pada ranking madison, Terry mengumpulkan 1050 poin diurutan ke-49. Sedangkan Bernard tiga tingkat di bawahnya dengan total 1040 poin. Keduanya menempati ranking empat pada Asian Track Cycling Championships 2022 lalu.

“Target di sini semoga bisa masuk semifinal. Tapi kelasnya beda, kelas dunia. Peserta juga lebih banyak daripada saat di Cali. Tentu pesaingnya lebih komplit dengan speed lebih kencang,” imbuhnya. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 126

Foto: PB ISSI

Populer

Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Lima Gelar Tour de France! Pogacar Masuk Klub Elite Balap Sepeda Dunia
5 Destinasi Wisata Madiun untuk Peserta KAI Ngebel KOM 2026, Keliling Dunia Sampai Kulineran
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan