Inilah Bocoran Regulasi East Java Journey 2023

Sebagai event sepeda self supported, seluruh peserta East Java Journey 2023 harus mengurusi segala kebutuhan selama gowes secara mandiri. Namun, seperti halnya event Mainsepeda lainnya, penitia akan memberikan servis lebih. Akan sangat membantu, namun tidak akan menurunkan kadar ”mbolang” event ultra cycling menempuh jarak 1.200 km tersebut.

”Biaya pendaftaran akan kami umumkan pada 23 Januari nanti di Mainsepeda.com. Bersamaan dengan regulasi lengkapnya," kata Azrul Ananda, founder Mainsepeda. ”Biaya pendaftaran akan setara dengan event lain, namun akan mendapatkan fasilitas lebih,” lanjutnya.

Di antara fasilitas lebih itu adalah jersey. Untuk kategori full journey akan mendapatkan dua jersey. Plus performance t-shirt, cotton t-shirt, serta emergency blanket. Peserta kategori half jersey sejauh 600 km akan mendapatkan fasilitas sama, kecuali jersey yang hanya dapat satu buah.

Selain jersey, peserta akan mendapatkan banyak barang-barang lain. Termasuk difasilitasi live tracker untuk memastikan keamanan peserta dan fairness.

Panitia juga akan menyiapkan mekanik di setiap check point. Mekanik ini akan membantu cyclist yang mengalami masalah. Meski tidak ada spare part yang disiapkan, servis ini akan sangat membantu para cyclistmbolang menaklukkan rute dan menikmati keindahan alam Jawa Timur.

”Kami menggunakan banyak regulasi ultra cycling yang ada, dengan sentuhan Mainsepeda tentunya," jelas Azrul.

Dzaki Wardana melintasi Jalur Lintas Selatan (JLS) di kawasan Pantai Puger, Jember pada 4 Januari 2023

Soal sepeda, peserta wajib menggunakan sepeda road/gravel/touring dengan drop bar. Dilarang memakai e-bike dan tandem. Masing-masing peserta juga wajib menggunakan wheelset minimal ukuran 650b, dengan lebar ban minimal 30 mm. Untuk keamanan dan kenyamanan, panitia merekomendasikan wheelset 700c dengan ban 32 mm.

Unsur keselamatan adalah yang utama. Oleh karena itu, sepeda yang digunakan wajib dilengkapi dengan rem depan dan belakang yang berberfungsi dengan baik. Juga wajib membawa lampu depan yang terang dan lampu belakang berwarna merah.

Peserta juga harus memasang atau menggunakan reflektor yang disediakan panitia. Yang tidak kalah penting, para peserta wajib selalu menggunakan heart rate monitor dan cadence censor. ”Regulasi dibuat tidak terlalu ribet. Namun berusaha untuk fair. Sehingga para peserta bisa enjoy," tutur Dzaki Wardana, jawara ultra cycling Indonesia yang melakukan tes rute East Java Journey.

East Java Journey 2023 digelar pada 14-19 Maret mendatang. Event ini akan terbagi dalam dua kategori. Full journey akan menempuh rute sepanjang 1.200 kilometer. Sedangkan half journey menempuh jarak lebih dari 600 kilometer. Kategori full journey bersifat kompetitif. Sedangkan half journey bersifat non-kompetitif. Para peserta yang finis sebelum cut off time (COT) akan mendapatkan trofi. (mainsepeda)

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 122

Populer

Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Siap-Siap! Ini Tata Cara Pendaftaran West Java Journey 2026 via Mainsepeda App
Rute "Two-Face" West Java Journey 200 Km
Kantor Radar Cirebon Jadi Lokasi Start dan Finish WJJ 2026  
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
Tour of Guangxi 2026-Etape 6: Jarno Widar Menang dan Rebut Juara Overall
2 Peserta Tercepat Kategori Non-Competitive, Ada Alasan Untuk Ngebut
EJJ 2026 Harga Normal, Tapi Diskon Khusus Masih Tersedia
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji