Masalah baru menimpa Chris Froome. Pembalap tim Israel Start-Up Nation (ISN) itu mengalami cedera di tensor fascia latae dan jaringan ikat illotial. Kini Froome harus menghentikan latihannya dan fokus untuk memulihkan masalah di paha dan lututnya tersebut.

Melalui kanal YouTube miliknya, Froome mengaku berkutat dengan cedera ini selama lebih dari sepekan terakhir. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa ada masalah di paha dan lututnya. Froome menyebut cedera itu muncul karena ia bekerja terlalu keras.

"Mungkin tubuh ini belum siap untuk bekerja sekeras itu. Sehingga cedera ini timbul dan menyebabkan sedikit peradangan," aku Froome.

Froome seharusnya tampil di Volta a la Comunitat Valenciana pada awal Februari. Sekaligus persiapan menyambut UAE Tour yang akan berlangsung pada akhir Februari. Nahas, cedera ini bisa mengubah jadwal balapnya musim ini.

"Cedera ini jelas sebuah kemunduran bagi saya. Saya tak terlalu yakin di mana saya akan memulai musim balap 2022 ini. Masalah ini pasti akan membuat semua agenda sedikit mundur," ungkap mantan rider Ineos Grenadiers tersebut.

Masalah ini bisa saja mengancam masa depan Froome. Sungguh ironis mengingat rider asal Wales itu berjuang keras untuk level tertingginya setelah mengalami kecelakaan horor di Criterium du Dauphine 2019. Insiden ini menghancurkan tulang paha dan pinggul kanannya. Serta membuatnya menepi selama delapan bulan.

"Cedera ini memang sangat disayangkan. Tetapi saya harus melakukan yang terbaik. Saya juga akan terus mengerjakan hal-hal yang dapat dikerjakan di luar sepeda. Saya akan memastikan untuk memperkuat otot tanpa membuat tendon itu lebih tertekan," terangnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 70

Foto: Getty Images


COMMENTS