Biru navy menjadi warna yang diusung jersey baru Serdadu Kelud Cycling Club (SKCC Kediri) tahun ini. Komunitas asal Kabupaten Kediri itu memperkenalkan kostum barunya dengan gowes bareng, Minggu (8/3) kemarin. Mereka mengundang sejumlah cyclist dari komunitas lain untuk turut berpartisipasi di acara ini.

Gowes bareng dalam rangka perkenalan jersey baru SKCC ini diikuti 250 cyclist. Dari jumlah itu, sekitar 100 di antaranya merupakan tamu berbagai komunitas di Kediri Raya. Mulai dari Harmony Cycling Club (HCC), Prima AC CC, Liar CC, dan Prisada Roadbike Club Tulungagung.
Start-nya dari kediaman Samsunawan, salah satu pentolan SKCC, di Jimbun, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Kemudian mereka melaju menuju Simpang Lima Gumul (SLG). Dari sana, mereka bergerak ke titik akhir di salah satu resto di Kabupaten Kediri. Total jaraknya 75 kilometer.

BACA JUGA: SKCC Kediri Agendakan Long Ride ke Semarang dan Bali

Resto yang mereka tuju berada di leren Gunung Kelud. Tak jauh dari Pos 1 Kelud. Sehingga peleton harus sedikit nanjak untuk menjangkau garis akhir. Samsunawan, Nato Nagara, Deni Aardis, dan Cuk Budi Susilo yang bertindak sebagai road captain, berusaha menjaga rombongannya tetap menyatu hingga finis.

"Peleton kami utuh dari start sampai finis. Sebab kami menjaga kecepatannya di angka 30 km/jam. Speed santai ini membuat sekitar 20 cyclist perempuan yang mengikuti acara gowes bareng ini tidak tercecer," kata Nawan, sapaan akrab Samsunawan.

Duo road captain SKCC, Nato Nagara (kiri) dan Samsunawan

Setibanya di rumah makan yang dituju, mareka sarapan bareng dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara dikemas dengan sederhana dengan menjunjung protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Menurut Nawan, SKCC tak lupa mengajak komunitas lain di Kediri untuk selalu solid.

"Walaupun berbeda komunitas, kami harus tetap bersatu karena kami sama-sama pengguna sepeda," imbuh pengusaha bidang transportasi itu.
Nato Nagara menambahkan, acara launching jersey baru SKCC ini mengusung harapan agar bersepeda bukan hanya sekadar tren. Bersepeda harus menjari sarana untuk mencari kesehatan. "Supaya teman-teman tetap aktif baik saat pandemi maupun setelah pandemi nanti," katanya.

Sementara itu, jersey baru SKCC mengusung warna biru navy. Jersey ini meneruskan tren SKCC yang demen menggunakan jersey berwarna gelap. "Saat kami tanyakan ke teman-teman anggota, semua sepakat untuk membuat jersey dengan warna biru," cerita Nato. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 34

Foto: Ira "Oshin" Damayanti

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Persiapan Matang, Debutan asal Singapura Yusran Yahya Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper