Hari Minggu, 6 Mei, Ratjoen Cycling Club Malang bakal merayakan ulang tahun, tapi anti-mainstream. “Pestanya di gunung, yah!” teriak Irawan Djakaria, pentolan Ratjoen CC.

Disambut tawa dan anggukan setuju semua anggota Ratjoen CC, maklum mereka semua adalah cyclist tulen! Jadi sudah biasa gowes climbing ke pegunungan. Kali ini, gunung Bromo jadi pilihan.

Pesta perayaan ulang tahun kelima tahun ini, bakal diadakan di bukit teletubies padang Savana, gunung Bromo. Gunung berapi yang masih aktif ini memang mempesona. Apalagi bisa dilewati dari beberapa sisi, membuat tidak bosan.

Pudjiyanto Oentoro, ketua Ratjoen CC

 

“Saat even Antangin Bromo KOM Challenge bikinan Azrul Ananda School of Suffering itu, nanjak ke Wonokitri, Bromo lewat jalur Pasuruan. Nah, saat even ultah Ratjoen ini nanjak ke Jemplang, Bromo lewat sisi Malang,” tukas Yakob Effrien, ketua panitia pesta ulang tahun Ratjoen CC.

Pesta ulang tahun ini sudah direncanakan sejak akhir tahun lalu. Awalnya hanya ditargetkan untuk 200 cyclist anggota Ratjoen CC dan beberapa undangan. “Nyatanya membludak melebihi target. Kita tutup pendaftaran daripada nanti kurang maksimal,” bilang Pudjiyanto Oentoro, ketua Ratjoen CC.

Ratjoen CC melaksanakan simulasi rute menanjak ke Jemplang, Bromo

 

Ratjoen CC bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya untuk menjamin pengamanan jalan. Juga akan ada kawalan marshal dan ambulans siap mendukung acara bertajuk “The Joy with Ratjoener” ini.

Cyclist bakal start dari Lapangan Rampal menuju pit stop satu di Gunung Tabor sejauh 28 km. Lanjut menuju pit stop kedua di Gubuk Klakah sejauh 8 km. Biar seru, Ratjoen CC juga menyediakan hadiah total sebesar Rp. 6 juta untuk juara KOM. Nggak jauh, hanya 8 km kebut-kebutan nanjak dari pit stop satu ke pit stop dua.

Rute menanjak akan jadi menu utama ulang tahun Ratjoen CC tanggal 6 Mei mendatang.

 

“Di Gubuk Klakah, silahkan istirahat dulu makan Mie Bola Mas yang enak itu. Lalu kami akan bagikan kaos dan pembagian jip untuk menuju ke Jemplang selanjutnya turun sampai ke Savana. Dan menikmati hiburan di sana,” tutur Yakob.

“Biar greget dan saling kenal sekaligus reuni silahturahmi, kami mengadakan welcome dinner, sehari sebelum acara. Hari Sabtu tanggal lima Mei di The 101 OJ Hotel Malang. Sekalian ada mini technical meeting,” tutup Pudjiyanto yang mengonformasi bahwa akan ada enam cyclist Singapura yang akan ikut even ini. (mainsepeda)

 

Foto-foto: Ratjoen CC. 

Populer

Jersey Nggravel Glenmore 2026 Dirilis, Padukan Panorama Perkebunan dan Performa Tinggi
CCI Dapat Pengalaman Berharga di Malaysia
John Boemihardjo: Sepeda Minimalis untuk London-Edinburgh-London 1.500 Km!
Giro d’Italia 2026-Etape 16: Vingegaard Menang di Tanjakan Cari, Dekati Rekor Pogacar
Inilah Tiga Rute Seru untuk Gravel Bike di Tangerang
Cerita "Menemukan" Tanjakan Bromo dan Kediri Dholo KOM
Bandung Vintage Friday: Kembalikan Kejayaan Sepeda dan Apparel Jadul
Kolom Sehat: Under Training, Over Eating
Vingegaard Juara Giro d'Italia 2026, Lengkapi Koleksi Tiga Gelar Grand Tour
Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial