Pengambilan starter kit Herbana Bromo KOM Challenge 2020 membludak, Jumat (13/3). Sejak pagi, ratusan cyclist dari berbagai kota di Indonesia 'menyerbu' halaman kantor Wdnsdy Bike di Surabaya Town Square (Sutos) street level, Jalan Hayam Wuruk nomor 6, Surabaya.

Sesuai dengan prediksi, Jumat adalah puncak dari kedatangan peserta. Pengambilan starter kit sebenarnya dimulai pukul 10.00. Akan tetapi, puluhan cyclist sudah tampak di lokasi sejak satu hingga dua jam sebelumnya. Mereka berbaris rapi, dan dengan sabar menunggu starter kit-nya diproses oleh pihak panitia.

"Saya berangkat dari Jakarta jam 10.50. Tiba di Surabaya jam 12.00. Setelah itu langsung menuju lokasi pengambilan starter kit. Kebetulan tempat menginap saya tidak jauh dari lokasi," kata Natacsha Oking Oking, cyclist asal Jakarta.

Istri Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank ini mengaku takjub dengan atmosfer dan animo peserta event menanjak paling heboh di Indonesia itu. Bahkan, nuansa Herbana Bromo KOM Challenge 2020 sudah terasa sejak ia mendarat di Bandara Internasional Juanda, Jumat siang.

"Dari airport sudah terasa gaungnya. Banyak banget cyclist yang saya temui saat landing di bandara. Benar-benar seperti Lebaran bagi pehobi sepeda di Indonesia nih," akunya.

Animo peserta semakin terasa di tempat pengambilan starter kit. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dan luar negeri, hilir mudik mengambil starter pack-nya. Setelah mengambil starter kit, ia sempatkan mampir ke galeri SUB Jersey untuk membeli official merchandise Herbana Bromo KOM Challenge.

Natascha akan gowes di kategori kompetitif. Dia turun di kelompok usia 40+. Natascha mengaku sudah berlatih keras dalam beberapa bulan terakhir. Misinya tahun ini adalah bisa finis sebelum Cut Off Time (COT). Dia berhasrat membayar kegagalan saat pertama kali mengikuti event ini pada 2017 lalu.

"InsyaAllah bisa lah mendapatkan medali finisher. Semoga semuanya berjalan lancar sampai finis nanti," harapnya.(mainsepeda)

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 14: Vingegaard Dominan dan Rebut Maglia Rosa
3 Tips untuk Cyclist yang akan Bike to Work
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia
Giro d’Italia 2026: Tanjakan Brutal, ITT Panjang dan Dolomites
Wdnsdy Journey: Gravel Bike untuk Segala Medan dan Tantangan
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar