EJJ 2026
by 31 January 2026
East Java Journey (EJJ) 2026 tidak hanya akan menjadi 'pesta' bagi para pesertanya. Tapi perayaan yang asyik untuk para pecinta sepeda ultra atau sering disapa Dotwatcher. Mereka akan jadi 'saksi' keseruan event ultra cycling yang diinisiasi oleh Mainsepeda itu. Nah, untuk semakin menambah keseruan. Panitia Mainsepeda akan menyiapkan giveaway menarik. Hadiah e-money sebesar Rp500 ribu untuk lima dotwatcher. Hadiah ini akan diberikan setiap hari, selama tujuh hari event berlangsung, dari 2-8 Febr
by 31 January 2026
Pada tahun keempat penyelenggaraan East Java Journey 2026, peserta akan mendapatkan model dan desain jersey yang berbeda dari SUB Jersey dan AZA Wear. Sebelumnya, peserta mendapatkan jersey ultra cycling tipe TAG (touring adventure gravel) dari SUB, kali ini dapat jersey ultra berkerah dengan kantong magnetik. Technical dry fit shirt yang didapat dari AZA Wear juga telah di-improve.
by 30 January 2026
Pengambilan race pack (RPC) East Java Journey (EJJ) 2026 akan terbagi dua, untuk kategori 1.500 Km akan dilakukan pada Minggu, 1 Februari 2026. Sedangkan, kategori 600 Km akan digelar pada Kamis, 5 Februari 2026. Bagi peserta EJJ 2026, berikut syarat yang harus dipenuhi.
by 29 January 2026
Mainsepeda melakukan sejumlah modifikasi rute untuk East Java Journey (EJJ) 2026 600 Km. Dan, file GPX terbaru sudah dapat diunduh melalui Mainsepeda App. Jangan sampai terlewat!
by 27 January 2026
Terobosan terbaru panitia East Java Journey (EJJ) 2026 adalah adanya fasilitas dropbag bagi peserta 1.500 Km. Fungsinya untuk membagi barang bawaan agar para peserta lebih mudah selama perjalanan. 
by 26 January 2026
Rute East Java Journey (EJJ) 2026 1.500 Km menjanjikan beragam tantangan baru. Menguras tenaga dan keringat, tapi tetap memamerkan keindahan estetik khas Jawa Timur.  EJJ 2026 kategori jarak 1.500 Km akan memulai start di Surabaya, Senin, 2 Februari 2026. Rutenya akan mengikuti arah jarum jam, ke timur dulu, baru ke barat. Total elevation gain-nya di angka 15 ribu meter. 
by 23 January 2026
Mengikuti kategori Pair (berpasangan) dalam event ultra-cycling seperti East Java Journey (EJJ) memiliki dinamika yang sangat berbeda dibandingkan kategori Solo. Alih-alih hanya melawan diri sendiri, tantangan terbesar peserta Pair justru terletak pada sinkronisasi dua kepala. 
by 13 January 2026
Hadi Subroto, cyclist asal Ponorogo, memutuskan untuk berpartisipasi di East Java Journey (EJJ) 2026 1.500 Km pada 2-8 Februari 2026. Ini adalah misi remedial. Hadi sebelumnya gagal finish di EJJ 2025 karena cedera lutut dan akhirnya Did Not Finish (DNF) di KM 385. 
by 06 January 2026
Ketertarikan para cyclist untuk menjajal East Java Journey (EJJ) 2026 sangat tinggi. Khususnya kategori 600 Km, kuota peserta pun telah terpenuhi. Panitia Mainsepeda pun akan menutup jendela pendaftaran untuk kategori 600 Km pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 17.00 WIB.  
by 26 December 2025
21 tahun merantau ke Tarakan, Kalimantan Timur, Slamet Riadi, memanfaatkan mudiknya kali ini dengan ekstrem. Ia akan bersepeda mengelilingi Jawa Timur sejauh 1.500 Km dengan mengikuti East Java Journey (EJJ) 2026.  Slamet yang berasal dari Trenggalek, tapi jarang mengeksplorasi rute-rute bersepeda di daerah asalnya. Rasa penasaran pun muncul. Ia ingin mencicipi jalur-jalur ikonik bersepeda melintasi Jawa Timur. Tak sekadar di Kampung Halamannya saja.