Produsen sepeda Amerika Serikat, Allied Cycleworks, mengakhiri Dirty Kanza 2019 dengan kebanggaan dan kebahagiaan luar biasa. Sepeda baru mereka, Allied Able, menyapu gelar laki-laki dan perempuan dalam debutnya di lomba gravel paling bergengsi tersebut.

Pemenang men dan women open di ajang 200 mil (320 km), Colin Strickland dan Amity Rockwell, sama-sama menunggangi Allied Able menuju juara.

Bahkan, Strickland berhasil mengalahkan barisan pembalap WorldTour, sekaligus memecahkan rekor finis tercepat Dirty Kanza, yang sudah berlangsung sejak 2006. Strickland menjadi orang pertama yang menuntaskan rute 320 km itu dalam waktu kurang dari 10 jam!

Allied Cycleworks merupakan perusahaan yang berpusat di negara bagian Arkansas. Semua frame dibuat di sana, setahun memproduksi sekitar 800 unit. Menjelang Dirty Kanza 2019, mereka merilis Allied Able, sepeda balap gravel dengan fitur mencolok. Yaitu menggunakan elevated chainstay, alias meninggikan chainstay kanan untuk mengakomodasi ban offroad lebar.

Inspirasinya disebut muncul dari MTB 1990-an.

Strickland, yang bertinggi badan 189 cm, menggunakan frame ukuran 58. Seperti kebanyakan pemburu gelar di Dirty Kanza, dia memasang aero bar extension di bagian depan.

Dia memakai wheelset Enve untuk gravel, dengan grupset Shimano. Tepatnya, crank Ultegra di depan yang disetel menjadi 1x (single chainring). Bagian belakang memakai rear derailleur (RD) MTB, Shimano XTR. Kedua ban-nya menggunakan Specialized Pathfinder.

Sementara itu, Rockwell disponsori oleh produsen komponen Amerika, Easton. Sehingga dia memakai crank 1x dipadukan dengan Shimano XT untuk rear derailleur (RD). Wheelset khusus gravel buatan Easton dipasangi ban Schwalbe G-One tubeless lebar 40 mm.

Lewat akun media sosial, Allied tentu mengaku supersenang dengan sukses debut Able ini. “Tapi jujur, kami lebih senang karena mereka berdua (Strickland dan Rockwell) adalah duta yang luar biasa untuk olahraga yang kita cintai ini,” tulis Allied Cycleworks. (mainsepeda)

Foto: Allied Cycleworks

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Ada Apa di Wdnsdy Café, Kafe Cycling Pertama Indonesia?
Giro d'Italia 2026-Etape 4: Narvaez Menang Sprint, Ciccone Rebut Jersey Pink
Helm-Helm Baru Abus: Aero dan Lebih Terjangkau
Pesona Selo “Ring of The Fire”, Sensasi Menanjak Membelah Merapi dan Merbabu
Kevin dan Chika Juara Go West Gantasan 22
Simak Cara dan Biaya Registrasi Bromo KOM 2023
Rio Akbar Sabet Emas di Balap BMX Asia 2018
Ada Bus dan Truk Untuk Pulang dari Wonokitri
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia