Sepeda-Sepeda untuk Mengenang Dario Pegoretti

| Penulis : 

Ada banyak sepeda unik dan heboh di North American Handmade Bicycle Show (NAHBS) 2019, di Sacramento, California, 15-17 Maret lalu. Namun yang memikat dan menyentuh hati adalah sepeda-sepeda yang dibuat untuk mengenang seorang legenda: Dario Pegoretti. Seniman Italia yang meninggal Agustus 2018 lalu.

Yang pertama, dari booth Pegoretti sendiri. Ya, walau sang seniman telah tiada, “pasukan setia”-nya tetap melanjutkan proyeknya. Mereka memajang beberapa sepeda yang dibawa dari Italia. Yang dianggap paling berkesan: Sebuah Pegoretti Mxxxxxo (Marcelo).

Sepeda ini mereka namai “Per te Dario” alias “For You Dario.” Corak warnanya terinspirasi dari minuman wine yang dibuat di kawasan Valpolicella dan Soave, tempat Dario tinggal dan sekarang dimakamkan. Juga untuk mengenang masa-masa “minum bersama.”

Bagi yang tidak familiar dengan sepeda Pegoretti, nama Marcelo diambil dari nama ayah Dario. Nama itu lantas bagian tengah huruf-hurufnya diganti dengan “x.” Alasannya, karena Dario punya hubungan cinta dan benci dengan sang ayah.

Sepeda Per te Dario ini dilengkapi dengan komponen termodern: Grupset SRAM Red AXS 12-speed. Alasannya? Karena Dario disebut paling suka dengan desain yang minimalis dan fungsional.

Selain Mxxxxxo wine tersebut, terpajang pula sebuah Responsorium dengan warna yang sangat memukau. Karya ini dinamai “Siamo Noi Adesso” alias “It’s Us Now.” Maksudnya, ini adalah sepeda yang menandai bahwa merek Dario Pegoretti akan terus berlanjut di tangan sahabat-sahabat di bengkelnya.

Warna yang dipilih gelap. Merah gelap dipadu hitam dan putih. Dengan goresan-goresan tangan yang menyimbolkan berbagai macam perasaan. Menurut tim yang membuat, goresan-goresan dan warna ini menyampaikan perasaan takut, sakit, dan marah dalam enam bulan terakhir. Tapi juga menyampaikan kekuatan dan rasa percaya bahwa merek ini bisa terus berlanjut.

Karena sekarang merek ini berada di tangan mereka.

Responsorium yang satu ini full Italian. Dengan grupset Campagnolo Super Record 12-speed. (mainsepeda)

 

Populer

Menikmati Oase Toleransi Pura Beji Antaboga di Checkpoint 2 Nggravel Glenmore 2026
Pimpin ICF Jatim, Pasma Royce Tekankan Penguatan Prestasi dan Regenerasi Atlet
ART Cycling Team, Komunitas yang Dikelola Layaknya Perusahaan Demi Sustainability
2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km