Lenny Martinez (Bahrain Victorious) mengklaim kemenangan etape terakhir Criterium du Dauphine, Minggu, 15 Juni 2025. Pencapaian ini sangat impresif mengingat usianya baru menginjak 21 Tahun. Sebelumnya Martinez juga sempat mencuri kemenangan etape di balapan WorldTour lainnya musim ini, yaitu Paris Nice dan Tour de Romandie. 

Martinez melancarkan serangan dini ketika balapan memasuki 8 Km jelang finish. Ia akhirnya menyelesaikan balapan seorang diri. 34 detik di belakang pembalap Prancis itu, pesaing GC Jonas Vingegaard (Visma-Lease A Bike) dan Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG) melintasi garis akhir bersamaan. 

Lenny Martinez tampil impresif musim ini dengan mencatatkan tiga kemenangan etape di balapan-balapan WorldTour.

Hasil ini membuat Pogacar meraih gelar juara umum Criterium du Dauphine 2025. Gelar ini jadi titel pertamanya di balapan Criterium du Dauphine sekaligus trofi keenamnya musim ini. 

Pogacar mengakhiri perlawanan Vingegaard tersebut dengan keunggulan 59 detik. Di peringkat ketiga menjadi milik Florian Lipowitz (Red Bull-Bora-Hansgrohe) yang mengakhiri lomba dengan selisih waktu 2 menit 38 detik.

"Ini adalah minggu yang luar biasa. Sekali lagi tim melakukan hal yang luar biasa. Kami dapat pulang dengan senang dan menyiapkan diri untuk Tour de France," ungkap Pogacar. 

Balapan Criterium du Dauphine memang selalu dijadikan ajang pemanasan sebelum Tour de France. Melihat penampilan Pogacar, ia pun pantas menjadi kandidat juara utama Le Tour.

Pembalap Slovenia itu berambisi menambah trofi Tour de France-nya menjadi empat tahun ini. Jika itu terjadi, ia akan menyamai rekor Chris Froome dan semakin dekat dalam usaha untuk memecahkan rekor juara terbanyak. Hingga saat ini, terdapat empat pembalap yang memegang rekor lima trofi Tour de France, yakni Bernard Hinault, Eddy Merckx, Jacques Anquetil, terakhir Miguel Indurain.  

Duel Vingegaard Vs Pogacar di Criterium du Dauphine akan berlanjut ke Tour de France.

"Kami akan melakukan pemusatan latihan di Isola 2000 dan sebenarnya tidak banyak yang bisa dilakukan. Beristirahat setelah pekan yang luar biasa, melakukan latihan ekstra di Time Trial mungkin, dan saya telah siap," ujar Pogacar. 

Selain status juara umum, Pogacar juga membawa pulang gelar pemenang di klasemen Points. Ia total meraih 79 poin, seimbang dengan Mathieu van der Poel, tapi Pogacar unggul dalam kemenangan etape. Sementara itu, juara King of The Mountain (KOM) dimiliki Bruno Armirail. Dan terakhir, juara pembalap usia muda direbut oleh Florian Lipowitz. (Mainsepeda)

Photo by Getty Images.

Results powered by FirstCycling.com

Populer

7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning