Tak sedikit yang berpikir bahwa Queen of Stage East Java Journey (EJJ) 2025 adalah rute menanjak menuju Paltuding, Ijen. Tanjakan yang berstatus Hors Categorie. Namun, faktanya tanjakan Ijen hanyalah Cima Coppi alias titik tertinggi di rute EJJ 2025. Queen of Stage sesungguhnya ialah segmen tanjakan di Pacitan-Trenggalek. Tantangan ini didapat peserta ketika menaklukkan rute dari CP 1 ke CP 2.

Total elevasi dari CP 1 ke CP 2 adalah 5.310 meter dengan jarak 370 Km. Paling tinggi dari segmen lainnya di rute EJJ 2025. Setidaknya ada sembilan tanjakan curam yang akan dihadapi oleh para peserta. Contohnya tanjakan Sedeng, Panggul, dan Jengungharjo. Gradiens-nya pun ada yang mencapai belasan persen. 

Tapi setiap ada tanjakan, pasti ada turunan. Pihak panitia sebelumnya telah mengingatkan adanya beberapa jalan menurun yang perlu diwaspadai diantara CP 1 dan CP 2. 

Baca Juga: Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam

Salah satunya yang perlu kewaspadaan tinggi adalah turunan di KM 671. Di sana terdapat jalan rusak dan aktivitas pembangunan infrastruktur. Lokasi tepatnya di Kecamatan Jegungharjo menuju JLS Pantai Sine. Selain itu, terdapat turunan lain di KM 693 yang juga tajam. 

"Turunannya curam, tapi rutenya mantap. Rem aja panas," kata Wisli Sagara, peserta EJJ 2025 asal Bali.

Meskipun demikian, Wisli lagi-lagi dibuat terkesan dengan rute dan keindahan panorama Jawa Timur. Ia sudah beberapa kali mengeksplorasi Jawa Timur, tapi masih saja menemukan banyak hal baru yang mengagumkan. 

"Hari ini, di bukit Jengki itu, saya rasa paling yahud. karena kan masih pagi kan, kabut-kabut, terlihat gunung berlayer-layer. Di sana, baru sadar Jawa Timur itu gunung semua," ungkapnya sembari tertawa. 

Baca Juga: EJJ 2025 1.500 Km: Ramai Menikmati Keindahan Pagi Telaga Ngebel

Memasuki hari ketiga, para cyclist terbantu kondisi cuaca yang mendukung. Awan mendung menangkal panas matahari yang menyengat di siang hari.  

Hingga pukul 12.00 WIB, terdapat lima cyclist yang telah tiba di CP 2, Istana Gebang, Blitar. Terakhir ialah adalah Dwi Trijono pada pukul 11.31 WIB.  

Pembaca dapat memantau peserta EJJ 2025 dengan mengakses live tracker yang ada di banner website maupun Mainsepeda App. Selain itu, ikuti siarang live di Instagram Mainsepeda. (Mainsepeda)

Populer

Siap-Siap! Ini Tata Cara Pendaftaran West Java Journey 2026 via Mainsepeda App
Peserta Terpukau Trek Nggravel Glenmore 2026, Rute 10/10, View 100/10!
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
2 Peserta Tercepat Kategori Non-Competitive, Ada Alasan Untuk Ngebut
Adidas Velosamba: Sepatu Gowes yang Kasual Banget
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Tour of Guangxi 2026-Etape 6: Jarno Widar Menang dan Rebut Juara Overall
Kejutan Besar, Bart Vreugdenhil Finis Terdepan Nggravel Glenmore 2026
Tahun Baru, Lutut Baru