Nibali Gabung Astana, Selanjutnya Superman Lopez

| Penulis : 

Rumor kepindahan Vincenzo Nibali ke Astana menjadi kenyataan. Pembalap asal Italia itu resmi pulang ke tim yang berbasis di Kazakhstan. Nibali menyepakati kontrak berdurasi semusim bersama tim biru langit.

Nibali pernah membela Astana pada 2013 hingga 2016. Itu adalah periode terbaik dalam kariernya. Ia merebut gelar juara Tour de France, serta meraih dua gelar Giro d'Italia. Tak hanya itu saja, Nibali sempat menjuarai Il Lombardia 2015.

Kelar di Astana, Nibali menerima pinangan Bahrain-Merida (sekarang Bahrain Victorious). Setelah tiga musim, ia pindah ke Trek-Segafredo. Kontraknya bersama tim asal Amerika Serikat itu habis pada akhir musim ini. Nibali akhirnya memutuskan kembali ke Astana.

"Sulit untuk berbicara sekarang tentang harapan spesifik untuk kembalinya saya ke Astana. Serta tentang rencana untuk musim depan. Tapi ini adalah menjadi reuni yang menyenangkan," ucap Nibali dalam keterangan resminya.

Manajer tim Alexandre Vinokourov mengaku senang dengan kepulangan pembalap 36 tahunnya itu. Nibali akan menjadi leader tim Astana musim 2022 nanti. "Saya pikir itu simbolis bahwa ia akan menyelesaikan karier di tim Astana," ucapnya.

Nibali adalah langkah pertama Astana untuk memperkuat timnya musim depan. Kini, mereka dirumorkan akan memulangkan Miguel Angel Lopez. Pembalap berjuluk Superman Lopez itu baru saja berpisah dengan Movistar. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 57

Foto: Getty Images

Populer

Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Dan Martin Menang, Ganggu Dominasi Team Sky
Brompton Day Out 11 Hadir di Malang, Usung Semangat Inklusif dan Carnival Ride
Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair
Campagnolo HPPM Power Meter Pertahankan "Mahalbility"
Cari Alternatif Brompton? Ini Dia Lima Merek Sepeda Seru Lain
AA SoS Malaysia Training Camp 2024-Day 1: Landing, Rakit Sepeda, Gowes Panas 104 Km
Jersey Baru BRCC, Simbol Semangat Menyatukan Cyclist di Banyuwangi
Trek Madone SLR: Paling Berevolusi (dan Nyaman) di Tengah “Perang Aero”
Menuju WJJ 2026, Antara Misi Nostalgia dan Menikmati Alam Kaki Gunung Ciremai