Bianchi, asal Italia, merupakan merek sepeda tertua di dunia. Sudah eksis sejak 1885. Brand asal Milan ini juga termasuk paling sabar dalam merilis produk terbarunya. Asal tahu saja, Bianchi Oltre XR4 yang digeber Tim Jumbo-Visma sekarang sudah eksis sejak akhir 2016. Sedangkan model climber bernama Specialissima sudah beredar sejak 2015!

Sekarang, di penghujung 2020 ini, akhirnya muncullah sepeda super terbaru dari Bianchi. Generasi terbaru Specialissima, yang mempertahankan karakter lama sekaligus mengadopsi fitur-fitur aero dari Oltre. Karena itu, Bianchi langsung menyebut Specialissima terbaru ini sebagai sepeda terbaik mereka untuk kebutuhan racing dan allround riding.

Specialissima yang asli dikenal sebagai sepeda ringan untuk para climber. Yang baru ini pada dasarnya sama. Namun hanya dibuat dalam versi disc brake.

Bianchi mengklaim bobot frame yang sudah dicat, ukuran besar 55, hanyalah 750 gram. Fork-nya pun hanya 370 gram. Ini sangat kompetitif dengan produk para pesaing.

Kemudian, fitur-fitur dari Oltre XR4 mereka padukan. Bentuk bagian-bagian frame-nya lebih pipih untuk lebih mudah dan stabil membelah angin. Berbagai fitur integrasi juga diterapkan. Bekerja sama dengan FSA, mereka memakai sistem kokpit ACR, di mana semua kabel tersembunyi.

Soal kenyamanan, Bianchi tetap mengedepankannya. Sama seperti Oltre XR4, ada teknologi Countervail mereka padukan pada lapisan karbon. Sehingga frame mampu membantu meredam getaran yang dihasilkan oleh permukaan jalan kasar.

Hingga tahun ini, Tim Jumbo-Visma yang didukung Bianchi masih menggunakan Oltre XR4. Sudah demikian sejak akhir 2016. Tahun depan, Bianchi akan pindah aliansi, bergabung dengan tim WorldTour Australia yang dulu dikenal dengan nama GreenEdge, sekarang dengan nama Mitchelton-Scott.

Dan bagi penggemar Bianchi, tradisi lebih dari seratus tahun mereka pertahankan. Yaitu warna "celeste," hijau soft muda Bianchi.

Soal harga, tentu saja setara dengan produk-produk top end lain. Ada gurauan yang mengatakan, kalau Anda terus bertanya soal harga, berarti Anda tak mampu membelinya! (mainsepeda)

Populer

Menikmati Oase Toleransi Pura Beji Antaboga di Checkpoint 2 Nggravel Glenmore 2026
Pimpin ICF Jatim, Pasma Royce Tekankan Penguatan Prestasi dan Regenerasi Atlet
ART Cycling Team, Komunitas yang Dikelola Layaknya Perusahaan Demi Sustainability
2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km