Pinarello Emas untuk Juara Dunia ITT

| Penulis : 

Corak sepeda time trial spesial untuk Filippo Ganna (Ineos Grenadiers) benar-benar mencolok. Juara dunia ITT 2020 tersebut memperoleh sepeda anyar dengan warna kuning keemasan. Tunggangan baru ini akan langsung digunakan di etape 1 Giro d'Italia 2020, Sabtu (3/10) malam.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Ineos Grenadiers mengungkapkan sepeda TT yang akan digunakan Ganna di etape 1 Giro nanti. Frame Pinarello Bolide TT ini dibuat dengan kelir kuning keemasan. Sedangkan aksen pelangi UCI tampak di bagian fork.

Sepeda ini juga dihiasi dengan tulisan "Imola 25/09 35:54:10". Merujuk pada tempat, tanggal, dan catatan waktu Ganna saat menjadi juara dunia ITT 2020. Selain itu, ada juga tulisan "Top Ganna" di samping head tube, dibingkai oleh grafis bersayap yang terinspirasi dari film Top Gun.

Top Ganna adalah julukan yang disematkan kepada pembalap Italia berusia 24 tahun itu. Setelah gagal total di Tour de France 2020, Ineos-Grenadiers berharap meraih sukses di Giro 2020. Dengan statusnya sebagai juara dunia ITT, Ganna juga harus tampil mencolok di Giro.

"Ini adalah Giro pertama saya. Oleh sebab itu saya sangat bersemangat. Mari berharap semuanya berjalan dengan baik. Saya cukup percaya diri di sini," kata Ganna seperti yang dilansir La Gazzetta dello Sport Jumat (2/9) malam.

Giro tahun ini akan dibuka dengan balapan ITT. Panjang rutenya 15,1 kilometer. Pembalap akan start dari Monreale dan finis di Palermo. Medannya cenderung flat. Bahkan ada turunan yang cukup panjang di awal balapan. Ganna mengaku belum sempat menjajal rute ini dengan sepeda.

"Daripada bagian tanjakan, saya memikirkan tentang jebakan saat turunan. Butuh rem yang bagus," katanya. "Saya harus mencoba untuk tetap tenang. Kabar baiknya adalah cuaca akan baik-baik saja," bilang Ganna. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 16

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Ineos Grenadiers

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan