Tak ada ceritanya Italia menjadi Grand Depart Tour de France. Hal tersebut belum pernah terjadi dalam sejarah balap sepeda paling akbar di dunia ini. Akan tetapi, sejarah bisa saja berubah apabila dua regioni di Italia, Tuscany dan Emilia-Romagna terpilih menjadi Grand Depart Tour de France.

Rencana tersebut diungkap oleh Wali Kota Florence, Dario Nardella saat memaparkan program bernama 'Rinasce Firenze'. Nardella mengatakan, Tuscany telah bergabung dengan Emilia-Romagna dan mendaftarkan diri menjadi Grand Depart Tour de France pada masa pendatang.

"Kami ingin berkolaborasi dengan Emilia-Romagna untuk menjadi tuan rumah Grand Depart Tour de France. Keinginan kami adalah untuk menarik acara olahraga internasional ke kota kami. Dalam hal ini, saya juga memikirkan kolaborasi dengan Emilia-Romagna untuk Olimpiade 2032," jabarnya.

Nardella menambahkan, proses pencalonan ini telah dipersiapkan dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, dengan bergabungnya Tuscany ke Emilia-Romagna, maka kedua regioni itu bisa memiliki nilai tawar yang tinggi. Serta layak diperhitungkan untuk menjadi Grand Depart Tour de France di masa mendatang.

"Ini akan menjadi peristiwa bersejarah. Tour de France sudah dimulai dari banyak negara di luar Perancis, tetapi tidak pernah dari Italia," kata Nardella seperti yang dilansir Velonews.

Tour de France kali pertama dimulai di luar Perancis pada 1954. Saat itu Grand Depart dilakukan di Amsterdam, Belanda. Para peserta menempuh perjalanan sejauh 216 kilometer dari Amsterdam menuju Brasschaat, Belgia.

Sejak saat itu Grand Depart Tour de France sering dilakukan di luar Perancis. Sebut saja Brussels (Belgia), Cologne (Jerman), Basel (Swiss), San Sebastian (Spanyol), Dublin (Irlandia), serta London dan Yorkshire di Inggris. Grand Depart Tour de France 2021 pun dilakukan di Kopenhagen, Denmark.(mainsepeda)

Foto: letouryorkshire, Getty Images, AFP

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
EJJ 2026: Seluruh Peserta 1.500 Km ’Lulus’ Tanjakan Jolotundo
EJJ 2026: Sepertiga Peserta sudah Melahap Unbound Gravel Versi Indonesia di Glenmore