Lockdown Diperpanjang, Tour de France 2020 Ditunda

| Penulis : 

Presiden Perancis, Emmanuel Macron memupuskan harapan penyelenggara Tour de France 2020 untuk menggelar balapan ini sesuai jadwal. Macron melarang seluruh kegiatan besar yang berpotensi mengundang kerumunan massa hingga pertengahan Juli mendatang.

Macron mengatakan, Perancis masih belum bersih dari coronavirus. Jumlah kasus positif corona di negara ini mencapai 98,076 orang. Angka kematiannya pun tinggi, yakni 14,967 orang. Dalam pidatonya Senin (13/4) kemarin, Macron mengumumkan perpanjangan masa lockdown hingga 11 Mei.

Selain itu, Macron secara tegas melarang kegiatan besar yang berpotensi mengundang masa digelar di Perancis. "Festival dan acara yang menghadirkan audiens dalam jumlah besar, tidak bisa diadakan setidaknya sampai pertengahan Juli," tegas Macron.

Amaury Sport Organisation (ASO) sebagai penyelenggara Tour de France alhasil memutuskan untuk menunda balapan ini hingga waktu yang belum ditentukan. Menurut mereka, pandemi coronavirus lah yang memaksa Tour de France tidak bisa on schedule, yakni 27 Juni hingga 19 Juli 2020.

"Tidak mungkin untuk melangsungkan Tour de France sesuai jadwal yang direncanakan. Kami akan berkonsultasi dengan UCI (Union Cycliste Internationale) untuk menentukan tanggal baru," kata ASO seperti yang dilansir Associated Press, Selasa (14/4) malam.

Ada beragam opsi serta teori tentang penetapan tanggal anyar Tour de France 2020. Harian Perancis, Le Parisien dan Kantor Berita Spanyol, Efe melaporkan, ASO sudah berancang-ancang untuk menggeser balapan terbesar di dunia ini mulai 25 Juli hingga 16 Agustus.

Media asal Perancis lainnya, La Dauphine Libere mengungkapkan bahwa Tour de France 2020 akan dilangsungkan mulai 29 Agustus hingga 20 September.

Sementara surat kabar asal Spanyol, Marca melaporkan, Tour de France bakal digeber mulai 2 Agustus hingga 25 Agustus. Menurut Marca, Vuelta a Espana akan digeser dari Agustus ke September. Sedangkan Giro d'Italia digeber Oktober.

Marca mengklaim jika ASO sebagai penyelenggara Tour de France dan Vuelta, serta RCS Sport selaku penyelenggara Giro, telah menyetujui jadwal baru ini. Namun hingga saat ini belum ada pengumuman jadwal baru dari keduanya maupun UCI.(mainsepeda)

Foto: Kristof Ramon, ASO

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
EJJ 2026: Seluruh Peserta 1.500 Km ’Lulus’ Tanjakan Jolotundo
EJJ 2026: Sepertiga Peserta sudah Melahap Unbound Gravel Versi Indonesia di Glenmore