Cedera yang dialami Chris Froome di ajang Critérium du Dauphiné 2019 ternyata masih belum sepenuhnya pulih. Cedera itu membuat Froome harus pulang lebih awal ketika timnya melakoni training camp (TC).

Media Italia BiciSport menyebutkan, Froome hanya dua hari mengikuti TC Team Ineos di Spanyol. Dia pulang lebih awal karena harus melakukan pemulihan cedera agar bisa kembali berlomba pada Juni mendatang.

Direktur Olahraga Team Ineos Dario David Cioni membenarkan hal tersebut pada media. Menurut dia, Froome memang baru dua hari mengikuti training camp. "Ia tidak dalam kondisi sehat. Kami belum tahu secepat apa akan pulih," kata Cioni.

Sebelumnya para penggemar Froome sempat senang. Sebab pemegang gelar juara Tour de France sebanyak empat kali itu sempat menunjukkan perkembangan yang baik. Bahkan dia sempat berlaga di Saitama Criterium, Jepang sambil menjajal rute Olimpiade 2020 pada Minggu, 27 Oktober 2019.

“Kembalinya” Froome saat itu ditandai khusus oleh Pinarello, suplier sepeda Team Ineos. Froomey -julukan pembalap 34 tahun itu-menggunakan sepeda F12 X-Light dengan corak spesial.

Setelah momen itu, Froome juga sempat kembali naik ke meja operasi pada 8 November 2019. Saat itu Froome melakukan operasi pengambilan pelat logam yang masih menempel di tubuhnya. Operasi itu sendiri berlangsung di Centre Hospitalier Universitaire (CHU) de Saint Etienne, Perancis.

Seperti diketahui, Froome mengalami cedera parah saat menjajal rute Etape 4 Criterium du Dauphine di Roanne, Prancis. Saat mengangkat tangan untuk menyeka hidung di sebuah turunan, angin kencang dari samping menghantam sepedanya. Dia pun terjatuh dalam kecepatan di atas 60 km/jam.

Akibat kejadian itu Froome sempat menjalani operasi selama delapan jam di Rumah Sakit di Saint-Etienne, dan setelahnya harus berada di ICU selama dua hari. Operasi berlangsung cukup lama karena cedera kompleks yang dia alami.

Froome menjalani operasi tulang paha (kanan), pinggul, siku lengan. Dia juga mengalami patah beberapa rusuk, dan mengalami luka dalam.(mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!