Gelaran ultra cycling East Java Journey (EJJ) 2025 untuk kategori 600 Km telah bergulir. Para cyclist meninggalkan Surabaya Town Square (Sutos) pada pukul 04.59 WIB, Jumat, 14 Februari 2025. Keberangkatan peloton dilepas langsung oleh Founder Wdnsdy Bike, John Boemihardjo. 

"Pokoknya jangan nafsu. Anginnya kencang, hati-hati dengan lubang dan jalan jelek. Harus tetap hati-hati, keselamatan nomor satu," ungkap John. 

EJJ telah memasuki edisi ketiganya tahun ini dan kategori 600 Km selalu disiapkan. Mainsepeda sebagai yang empunya acara mengkreasikan kategori ini untuk para cyclist ultra yang ingin naik kelas selangkah demi selangkah. Terkoneksi dengan event bersepeda jarak jauh lain milik Mainsepeda, Yakni Journey to TGX dan EJJ 1.500 Km. 

Baca Juga: Update EJJ 2025: Zidan Back to Back Juara EJJ 1.500!

Kategori 600 Km bersifat non-kompetitif, memungkinkan peserta dapat berkelompok. Rute kali ini pun lebih ramah dengan jarak rute 609 Km dengan total kemiringan 5.430 meter. Dan yang terpenting, tidak ada jalur gravel.

Hal ini membuat para peserta lebih dapat menikmati keindahan rute EJJ 600 Km. Panorama Telaga Ngebel, persawahan terasering Pulung, hingga pemandangan tepi pantai Jalur Lintas Selatan (JLS) akan menciptakan kesan adiktif.

"Saya akan memanfaatkan event ini untuk menikmati pemandangan juga. Di Mainsepeda kan diberitakan treknya menarik sekali, harus kita abadikan, pemandangan menarik diabadikan. Kalau selesai share foto, nantikan kawan-kawan lain juga ingin ikut," ujar Bambang Hartana, cyclist asal Depok. 

EJJ pada dasarnya adalah event unsupported (gowes mandiri). Namun, pihak panitia akan menyediakan dukungan di lokasi checkpoint (CP). Dukungan berupa suplai makanan dan minuman, mekanik, dan sports physio yang membantu mengurangi rasa lelah para peserta. 

Baca Juga: Update EJJ 2025 1.500 Km: Men Pair Tiba-Tiba Sengit, Saingan Menuju CP2!

Sementara itu, EJJ 2025 600 Km dijadikan ajang debut bagi Eric, cyclist asal Manokwari, Papua Barat. Ia mengaku sering ikut Mainsepeda Trilogy dan tahun ini menjajal bersepeda jarak jauh.

"Ini baru pertama kali ultra dan memilih mencoba EJJ 600 Km. Mudah-mudahan bisa. Kalau latihan rutin hampir tiap hari," jelas Eric. 

Pembaca dapat memantau peserta EJJ 2025 dengan mengakses live tracker yang ada di banner website maupun Mainsepeda App. Selain itu, ikuti siaran live di Instagram Mainsepeda. (Mainsepeda) 

Populer

Rute "Two-Face" West Java Journey 200 Km
Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Kantor Radar Cirebon Jadi Lokasi Start dan Finish WJJ 2026  
Siap-Siap! Ini Tata Cara Pendaftaran West Java Journey 2026 via Mainsepeda App
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Primoz Roglic Juara Giro d’Italia 2023, Cavendish Tambah Gelar Terakhir
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Jamalidin Juara Overall, Dealton ITT Tercepat