Musim cycling 2018 hampir berakhir, perpindahan atau urusan kontrak pembalap semakin jadi perbincangan. Dua bintang muda Kolombia kini mencuri headline. Fernando Gaviria secara mengejutkan akan pindah ke UAE Team Emirates, sedangkan Egan Bernal meneken kontrak jangka panjang bersama Team Sky.

Gaviria, 23, merupakan salah satu sprinter top dunia sekarang. Quick-Step Floors memilih menggeser Marcel Kittel untuk menonjolkan Gaviria, yang punya kontrak hingga 2019. Tapi ternyata, tim Belgia itu terpaksa melepas Gaviria sebelum masa kontrak berakhir.

Alasannya, tim milik Patrick Lefevere itu harus memangkas biaya akibat tidak adanya sponsor utama untuk 2019. Quick-Step Floors, perusahaan flooring asal Belgia, akan mengurangi dukungan. Penggantinya masih belum ditemukan.

Kontrak Gaviria bernilai hampir 2 juta Euro per musim, dan itu akan ditanggung oleh UAE Team Emirates untuk tahun depan.

Gaviria bukan satu-satunya bintang Quick-Step yang terpaksa dilepas. Climber muda Spanyol, Enric Mas, juga kabarnya akan dilepas ke Astana. Jagoan balapan Classic, Nikki Terpstra, akan hengkang ke Direct Energie. Sedangkan Maximilian Schachmann pindah ke Bora-Hansgrohe.

Praktis, andalan Quick-Step, yang tahun ini memenangi 69 lomba, hanya tersisa Philippe Gilbert, Bob Jungels, dan Julian Alaphilippe.

Sementara itu, bintang muda Kolombia lain, Egan Bernal, praktis mengunci masa depannya bersama Team Sky. Di usia 21 tahun, Bernal sudah menunjukkan diri sebagai calon superstar masa depan. Dan tim super asal Inggris itu tak mau kehilangan dia.

Tahun ini, tahun pertamanya bersama Team Sky, Bernal telah meraih sejumlah kemenangan besar. Salah satunya Tour of California. Dia juga menunjukkan ketangguhan super saat membantu mengantarkan Geraint Thomas dan Chris Froome naik podium di Tour de France.

Kontrak Bernal ini panjangnya lima tahun, jadi berlanjut hingga 2023 mendatang.

"Saya tahu (kontrak) lima tahun itu lama dan bukan sesuatu yang umum di cycling. Tapi tim ini luar biasa untuk saya. Mereka telah menawarkan segala yang saya inginkan dan saya tak sabar menghadapi masa depan,” tuturnya. (mainsepeda)

 Foto : TDW Sports, Getty Images, NBC

 

Populer

EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
EJJ 2026: Tidur Hanya Dua Jam, Hendri Resmi Diwisuda sebagai ‘Sarjana Ultra’ 600 Km
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Pasangan Ayah-Anak Miswanto dan Yusuf Kibar Tambah Koleksi Juara Pair
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga