Cavendish Belum Berpikir untuk Pensiun

| Penulis : 

Mark Cavendish (Deceuninck-QuickStep) embuat keajaiban dengan memenangkan empat etape di Tour de France 2021. Ia juga membawa pulang green jersey setelah memuncaki points classification. Yang tak kalah mentereng, ia berhasil menyamai rekor 34 kemenangan milik Eddy Merckx.

Cavendish sempat terisak-isak dan mengisyaratkan pensiun setelah menuntaskan balapan klasik Gent-Wevelgem, medio Oktober 2020. Adalah kontrak berdurasi setahun dengan bayaran mininum di tim Deceuninck-QuickStep yang menyelamatkan kariernya.

Bergabung dengan tim ini menjadi langkah jitu Cavendish kembali ke panggung tertinggi. Empat kemenangan di Tour of Turkey dan satu kemenangan di Belgium Tour menjadi tiket masuknya ke Tour de France. Ia menggantikan Sam Bennett yang absen karena cedera.

"Ini tampak seperti dongeng sejak kami memulai di Brest. Ini berjalan cukup cepat, sudah tiga minggu yang sulit. Tetapi ini benar-benar seperti dongeng. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," katanya kepada BBC.
Cavendish pernah mengalami masa sulit. Terkena Epstein Barr Virus (EBV) menjadi awal mula kemerosotan kariernya. Cavendish berubah dari pembalap hebat menjadi seseorang yang tidak dapat memenangkan perlombaan.

Namun, kondisi tersebut membuatnya depresi. Perlahan ia berusaha untuk bangkit. Pembalap berjuluk Manx Missile itu terus berjuang dan tidak menyerah dengan keadaan. Semua perjuangan itu membuahkan hasil musim ini. Cavendish hebat lagi.

Cavendish memang gagal menang di Etape 21 di di Champs Elysées. Tapi ia masih mengakhiri Tour de France 2021 dengan empat kemenangan etape, serta memperoleh jersey hijau. Ia juga terikat dengan Merckx karena sama-sama mengoleksi 34 kemenangan.
Setelah pencapaian hebat itu, pertanyaan mengenai masa depan Cavendish kembali mengemuka. Kontraknya di Deceuninck-QuickStep akan habis pada penghujung tahun ini.


Hingga saat ini belum ada kesepakatan baru di antara kedua belah pihak. Sejumlah kalangan menyarankannya untuk pensiun. Pensiun dengan empat kemenangan dan jersey hijau di Tour de France 2021 adalah prestasi membanggakan.

"Saya tidak tahu, kita lihat saja. Jika saya jujur, ​​ini adalah Tour de France ke-13 saya. Tapi kita akan melihat apa yang terjadi. Pertama saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga saya, merenung, bersantai, dan melihat apa yang terjadi dalam beberapa minggu ke depan," katanya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 50

Foto: ASO

Populer

7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning