Kepergian Nico Portal menyisakan duka mendalam untuk Team Ineos. Mereka memutuskan untuk menarik diri dari ajang balap sepeda hingga Volta a Catalunya pada 23 Maret nanti. Keputusan ini diumumkan dalam laman resmi tim, Kamis (5/3) pagi.

Nico Portal merupakan Direktur Olahraga Team Ineos. Ia berpulang Selasa (3/3) malam di rumahnya di Andorra. Portal meninggal karena serangan jantung. Wafatnya pria asal Perancis ini membuat Ineos goyah. Mereka kehilangan figur penting yang turut membesarkan tim ini selama satu dekade terakhir.

"Ini adalah momen sedih bagi semua orang di Team Ineos. Kami telah kehilangan seseorang yang sangat kami cintai. Semua berduka untuk Nico," kata Sir Dave Brailsford, bos Team Ineos dalam pernyataan resminya, Kamis pagi.

Brailsford mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang memberikan dukungan kepada keluarga Portal, dan Ineos. Menurutnya, meninggalnya mantan pembalap Team Sky ini bukan hanya duka untuk keluarga besar Ineos saja, tapi juga untuk balap sepeda dunia.

"Kami memutuskan untuk berhenti sementara dari balap sepeda karena keadaan yang sedang kami hadapi. Keputusan ini tepat untuk tim mengingat apa yang telah terjadi saat ini," imbuhnya. Brailsford menambahkan jika pihaknya sudah mengonfirmasi kabar ini ke UCI (Union Cycliste Internationale).

Dengan demikian, Team Ineos akan absen pada balapan Strade Bianche (7 Maret), Paris-Nice (8-15 Maret), Tirreno-Adriatico (11-17 maret), Milan-San Remo (21 Maret), Danilith Nokere Koerse (18 Maret), dan Bredene Koksijde Classic (20 Maret).

"Jeda ini akan memberi kami waktu untuk berduka bagi Nico secara pribadi. Serta untuk saling menguatkan, dan mengingat kenangan atas rekan yang hebat dan dicintai oleh tim ini. Kami berharap semua orang akan mengerti mengapa hal ini sangat penting bagi kami," harapnya.(mainsepeda)

Foto: Team Ineos

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
EJJ 2026: Seluruh Peserta 1.500 Km ’Lulus’ Tanjakan Jolotundo
EJJ 2026: Sepertiga Peserta sudah Melahap Unbound Gravel Versi Indonesia di Glenmore
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Joko Breakaway, JB, dan Zidan Mengintai