TNI Angkatan Darat (AD) kini punya wadah untuk pehobi sepeda. Namanya Army Cycling Club TNI AD. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Tatang Sulaiman meresmikan klub ini di Balai Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (22/2) malam.

Dalam acara tersebut, Wakasad menyerahkan sertifikat pengukuhan klub kepada para pimpinan Kotama/Balakpus TNI AD. Dengan demikian, klub-klub tersebut resmi menjadi binaan dari Army Cycling Club TNI AD.

"Army Cycling Club TNI AD bisa menjadi wadah pembinaan bagi para prajurit TNI untuk mengembangkan bakat, dan potensi. Sehingga kelak bisa menjadi atlet sepeda profesional," jelas Wakasad dalam press release Pendam I/BB.

Wakasad menambahkan, dengan adanya klub ini, maka para prajurit yang hobi bersepeda bisa bersilaturahmi dengan sesama cyclist lainnya. Baik dari kalangan TNI, maupun dari masyarakat luas. Tak sekadar menyalurkan hobi Wakasad juga berharap klub ini bisa menorehkan prestasi di kemudian hari.

"Setelah hobi bersepeda tersalurkan, maka dilanjutkan dengan mencetak prestasi. Semoga saja dengan rajin berolahraga sepeda, akan lahir atlet-atlet berprestasi dari jajaran TNI AD,” harap Abiturien Akmil 1986 tersebut.

Selama ini jajaran TNI AD memang aktif gowes. Kodam V/Brawijaya, misalnya. Mereka membentuk sebuah wadah khusus cyclist dengan nama Brawijaya Cycling Club. Beberapa waktu lalu Kodam XII/Tanjungpura merayakan Hari Juang Kartika TNI AD dengan menggelar G150K Tour de Singkawang.

Tahun lalu sebuah event bertajuk Mandalika Gowes 2019 diselenggarakan oleh Korem 162/Wira Bhakti untuk memperingati HUT TNI ke-74. Minggu (23/2) hari ini Korem 032/Wirabraja juga menggelar Bukit Barisan Gowes Ranah Minang (BBGRM) 2020.

Wakasad menjelaskan, selain menjaga kesehatan, bersepeda juga menjadi sarana untuk mempromosikan sektor pariwisata di sebuah daerah. “Seperti kegiatan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020 ini. Kita bisa menjual objek wisata Danau Singkarak ke luar. Sehingga akan lebih banyak kunjungan wisata nantinya," jelasnya.(mainsepeda)

Foto: Pendam I/BB

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
EJJ 2026: Cerita Sepatu Bolong Miswanto dan Tangan Dewa Yusuf Kibar
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Seluruh Peserta 1.500 Km ’Lulus’ Tanjakan Jolotundo
EJJ 2026: Sepertiga Peserta sudah Melahap Unbound Gravel Versi Indonesia di Glenmore