Bjorg Lambrecht Tewas karena Luka Parah pada Liver

| Penulis : 

Penjelasan lebih detail akhirnya beredar tentang penyebab kematian Bjorg Lambrecht, pembalap Lotto-Soudal yang mengalami kecelakaan di Etape 3 Tour de Pologne (Polandia), Senin lalu (5 Agustus).

Dokter tim mematahkan anggapan bahwa dia meninggal karena cedera kepala. Lewat pernyataan resmi tim, dijelaskan kalau luka parah (laserasi) pada liver yang mengakibatkan pendarahan internal dan gagal jantung.

“Bjorg mengalami nasib terburuk saat dia terjatuh. Dengan pendarahan dalam begitu besar, dia butuh keajaiban. Dan dia tidak mendapatkan keajaiban,” jelas Maarten Meirhaeghe, dokter tim Lotto-Soudal.

Lambrecht mengalami kecelakaan yang sekilas tidak membahayakan. Kecepatan peloton sedang tidak tinggi. Saat etape datar itu tersisa sekitar 50 km, hujan lebat turun. Secara tiba-tiba pembalap 22 tahun itu terjatuh dan tergelincir bersama sepeda dari sisi kanan ke kiri jalan. Dia pun menghantam selokan beton (culvert).

Tim medis mencoba menyelamatkan nyawanya di pinggir jalan, dan terus berupaya dalam ambulans menuju rumah sakit. Dia lantas dinyatakan meninggal saat menjalani operasi di rumah sakit.

Lambrecht merupakan bintang masa depan Belgia. Musim ini dia mampu meraih gelar pembalap muda terbaik (white jersey) di ajang WorldTour Criterium du Dauphine, Juni lalu. (mainsepeda)

 

Populer

EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Komposisi Podium Men 40 and Up Lengkap, Dua Cyclist Wdnsdy Mendominasi
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 - 600 Km: Mayoritas Peserta Jalani Tantangan Hari Pertama dengan Fun
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi