BROMO KOM CHALLENGE 2018
Hiburan dan Kejutan saat Sengsara Menanjak
Perasaan tegang, takut, tidak percaya diri, bisa dirasakan para cyclist dalam menghadapi ajang Antangin Bromo KOM Challenge 2018. Tapi jangan khawatir. Perlu siapkan lagi satu perasaan: Yaitu rasa penasaran melihat hiburan dan kejutan yang disiapkan penyelenggara.
Santai Pilih Transportasi dan Akomodasi di Bromo KOM
Antangin Bromo KOM Challenge 2018 bakal jadi event cycling besar pertama yang start dan finish di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Kota itu hanya terletak sekitar 50 km dari Surabaya. Sehingga, untuk perhelatan 21 April tersebut, ada beberapa alternatif akomodasi dan transportasi yang bisa dipilih oleh peserta.
Ayo Bikin Bromo Warna-Warni!
Penyelenggara Antangin Bromo KOM Challenge 2018 telah menyiapkan berbagai warna jersey untuk peserta, menyesuaikan dengan kategori yang diikuti dan kelompok usianya. Tidak tanggung-tanggung, total akan ada sembilan (!) warna jersey disiapkan oleh Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS), Mie Bola Mas, dan OtakOtak Event Organizer.
Ngeri-Ngeri Penasaran, Cepat-Cepat Mendaftar
Even climbing paling ditunggu, Antangin Bromo KOM Challenge 2018, hadir dengan konsep baru yang bikin penasaran. Mungkin lebih tepatnya ngeri-ngeri penasaran. Paling tidak, itu yang diakui oleh sejumlah pendaftar pertama tersebut.
Hadiah Rp 10 Juta untuk Juara KOM Elite
Event climbing paling ditunggu di Indonesia, Antangin Bromo KOM Challenge 2018, menyediakan hadiah besar untuk kelas open elite, baik laki-laki maupun perempuan. Selain untuk open elite, juga ada kompetisi untuk mereka yang bukan atlet.
Pengawalan Komplet untuk Peloton Penghobi
Menanjak ke Wonokitri, Bromo, tampaknya benar-benar sudah jadi “ritual” yang dinantikan oleh penghobi cycling. Tahun ini, Bromo KOM Challenge terbuka untuk open elite (atlet) serta berbagai kelompok umur peserta. Tapi, peloton “normal” (non-kompetitif) tetap menjadi bagian besar event ini.