Abdullah Abu Bakar mendapatkan kebahagiaan ganda di KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021. Faktor pertama karena istri tercinta, Ferry "Fey" Silviana Feronica, juara di kategori usia 31-40. Alasan kedua karena event ini berlangsung sukses. Peserta puas dan ketagihan gowes ke Kediri.

KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 membawa cyclist gowes sejauh 220 kilometer. Bertolak dari Surabaya dan melalui total tujuh kota dan kabupaten di Jawa Timur (Jatim). Mas Abu, begitu sapaan akrab Wali Kota Kediri itu, berhasil menyelesaikan event ini hingga tuntas.

"Pada hari kedua kemarin saya kira badan ini masih enakan. Tetapi ternyata otot-otot saya sudah tidak karuan. Alhamdulillah bisa sampai finis. Luar biasa. Saya juga bertanya ke teman-teman. Mereka senang sekali datang ke Dholo KOM ini. Alhamdulillah cuaca juga bagus," ungkapnya.

Ada satu harapan Mas Abu kepada Azrul Ananda, founder Mainsepeda.com. Ia menginginkan KAI Kediri Dholo KOM Challenge menjadi event tahunan. Menurutnya, ajang gowes seru ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Khususnya di Kota dan Kabupaten Kediri.

"Terima kasih kepada Mas Azrul karena sudah mengadakan event ini di Kediri. Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi untuk menggelar acara ini. Besar harapan saya KAI Kediri Dholo KOM Challenge ini menjadi event tahunan," tutur Mas Abu.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berhasil finis bahagia di KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021

Menurutnya, animo luar biasa di KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 menjadi penanda bahwa sport tourism itu digemari. Tinggal bagaimana pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat dan sponsor. Supaya semakin banyak wisatawan datang ke Kediri. Baik lokal maupun asing.

"Sebab Kota Kediri itu penyangga pariwisata. Jadi kami bisa bikin acara sehingga wisatawannya datang. Salah satunya dengan event sepeda. Saya dan Mas Azrul pernah bikin Gran Fondo East Java pada 2015. Tapi yang sekarang lebih keren lagi," ungkap Mas Abu.

"Harapan saya jumlah pesertanya lebih banyak lagi pada tahun depan. Kami di pemerintah siap berkolaborasi. Sebab ini penting untuk memperkenalkan daerah seperti Kediri yang punya Gunung Kelud dan Gunung Wilis. Dua-duanya keren. Semuanya bisa dieksplore bareng-bareng," jabar cyclist 41 tahun ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 67

Foto: DBL Indonesia

Populer

EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Komposisi Podium Men 40 and Up Lengkap, Dua Cyclist Wdnsdy Mendominasi
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 - 600 Km: Mayoritas Peserta Jalani Tantangan Hari Pertama dengan Fun
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi