Rohan Dennis telah menyepakati kontrak berdurasi dua musim bersama Jumbo-Visma. Berlaku mulai 2022. Ia adalah opsi yang tepat untuk merebut kemenangan di lomba Individual Time Trial (ITT). Selain Primoz Roglic dan Tom Dumoulin, tentunya.

Setelah meninggalkan Bahrain-Merida (sekarang Bahrain Victorious) di pertengahan musim 2019, Dennis gabung Ineos Grenadiers. Sayang, sinarnya kurang terang di tim asal Inggris itu. Dennis kalah pamor dari Filippo Ganna. Pembalap asal Italia ini menjadi juara dunia ITT musim 2020 dan 2021.

Meski demikian, bukan berarti Dennis tanpa prestasi di Ineos Grenadiers. Ia merebut kemenangan etape di Tour de Romandie, Volta a Catalunya, dan Tour of Britain. Dennis juga merebut medali perunggu di nomor ITT di Olimpiade Tokyo. Setelah dua musim di Ineos Grenadiers, Dennis ditampung Jumbo-Visma.

"Rencana awalnya selalu sama dan untuk Rohan. Kami akan memperkirakan balapan di mana ia dapat menjadi bantuan yang sangat penting bagi para pemimpin. Tak menutup kemungkinan ia bisa menjadi leader," kata Directeur Sportif Jumbo-Visma Merijn Zeeman kepada Cyclingnews.

Selain itu, Dennis juga diplot untuk tampil dan berprestasi di UCI Road World Championships 2022. Apalagi ajang ini akan berlangsung di Wollongong, Australia, negara asal Dennis. Bisa menjadi pemenang di kandang sendiri akan menjadi pencapaian sempurna untuk pembalap 31 tahun tersebut.

"Kami ingin memberinya program seimbang yang akan membuatnya mengambil kedua peran dan menjadi penting bagi tim. Kami ingin membuat program terbaik untuknya," tegas Zeeman.

Apakah Dennis akan tampil di Tour de France? Ini yang masih dalam pembahasan. Sebab Jumbo-Visma memiliki Roglic, Dumoulin, dan Wout van Aert yang juga terampil di ITT. Bahkan Roglic merebut medali emas di nomor ITT di Olimpiade Tokyo.

"Jelas bahwa ambisi kami adalah agar Rohan menjadi pembalap kunci dalam tim dan hadir di balapan paling penting bagi kami. Tentu keikutsertaannya dalam Tour adalah topik yang akan kami bahas," terang Zeeman. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 66

Foto: Getty Images

Populer

EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
EJJ 2026: Tidur Hanya Dua Jam, Hendri Resmi Diwisuda sebagai ‘Sarjana Ultra’ 600 Km
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga