Dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-73, kali ini bukan jajaran Polisi yang membuat acara, tetapi masyarakat membuat kejutan untuk aparat. Bertajuk “Gowes Seli-mu Thanks To Police Jogo Suroboyo.” OtakOtak Even Organizer menggandeng seluruh penggemar sepeda lipat se-Surabaya untuk konvoi bersama start dan finis di Mapolrestabes Surabaya.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Surabaya umumnya dan penggowes seli khususnya atas perhatiannya kepada Polisi. Ini membuktikan bahwa kinerja Polrestabes Surabaya selama ini mendapat apresiasi yang sangat bagus. Jogo Suroboyo benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman seperti yang diamanahkan dalam Tri Brata,” tutur Kombes Pol Sandi Nugroho , S.I.K., S.H., M. Hum, Kapolrestabes Surabaya saat memberikan kata sambutannya.

Lantas, beberapa perwakilan komunitas sepeda lipat membawa kue ulang tahun. Beliau merasakan keharuan atas perhatian saat meniup lilin. Kejutan berlanjut, SUB Jersey memberikan kado berupa jersey dengan desain khusus untuk Kapolres dan Danrem V Bhaskara Jaya, Kolonel Infantri Sudaryanto.

Di even ini, OtakOtak juga membuat acara taliasih. Pemberian hadiah sepeda lipat kepada 8 anggota Polrestabes korban bom beberapa waktu lalu. Mereka adalah Ipda Ahmad Nurhadi, SH, Ipda Junaedi, Aipda Rendra Agus Hardianto, Briptu Ahmad Muaffan Alaufa, Briptu Andik Fendi Putra, Brigadir Dimas Indra Syafrianto, Aiptu Umar Sholeh SH dan Brigadir Balok Dirgantoro SH.

“Acara pemberian tali asih ini sungguh sangat menyentuh. Bukti bahwa dalam Jogo Suroboyo jiwa dan raga anggota Polrestabes dipertaruhkan,” bilang Kombes Pol Sandi Nugroho , S.I.K., S.H., M. Hum.

Tepat jam jam 06.00, didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, bendera start dikibarkan oleh AKBP. DR. Leonardus Simamarta , S.Sos. S.I.K, MH didampingi sponsor. Sekitar 600 penghobi sepeda lipat mulai mengaspal dan konvoi sejauh 25 km menuju Surabaya Barat. Mereka sangat rapi dengan pengawalan polisi.

Selama perjalanan peserta diajak mengampanyekan safety riding. Kampanye keselamatan ini sudah didengungkan lama sekali. Bahkan sudah menjadi budaya lalu lintas di Kota Pahlawan ini.

Saat finish di Mapolrestabes, peserta disambut band Bharawangsa yang dimainkan personil Polrestabes. Peserta disuguhi nasi pecel, mie, air mineral, dan cincau station. Pengunjung bisa mampir ke tenda United Bike, SUB Jersey, dan Honda Surabaya Center.

“Saya, bersama OtakOtak Event Organizer sudah beberapa kali membuat event sepeda dengan jumlah dan jarak yang tergolong jauh. Namun, event kali ini benar-benar mempunyai kesan tersendiri. Benar-benar digarap secara swadaya, dari masyarakat untuk aparat,” tutup Dewo Pratomo, bos OtakOtak Event Organizer yang berterima kasih kepada Indihome Telkom Indonesia, Perusahaan Rokok Sukun, Pakuwon Grup, MPM Honda, Citraland Surabaya, PT. Pelindo Energi Logistic, PT. Smelting, Cincau Station, Club Air Mineral, Tong Ji, Ngopibareng.Id, Mainsepeda.com, Bike Colony, Rukun Makmur, Laboratourium Klinik Prodia, Lapis Kukus Pahlawan, Catering Ibu dan Kokola Biskuit & Wafer. (mainsepeda)

 

 

 

Populer

EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Komposisi Podium Men 40 and Up Lengkap, Dua Cyclist Wdnsdy Mendominasi
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 - 600 Km: Mayoritas Peserta Jalani Tantangan Hari Pertama dengan Fun
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km